Setya Novanto Sebut Ada Uang e KTP yang Masuk Ke Puan Maharani dan Pramono Anung

0
656
Setya Novanto
Copyright ©Antara

Puan Maharani dan Pramono Anung Disebut Setya Novanto Menerima Aliran Dana Proyek e-KTP

Indowarta.com – Mantan ketua DPR Setya Novanto megatakan, bahwa dia mengetahui ada uang hasil korupsi yang masuk kepada dua politisi PDIP, yaitu Puan Maharani dan Pramono Anung. Menurutnya, keduanya masing-masing telah mendapatkan aliran dana sebesar 500.000 dollar Amerika Serikat.

BACA JUGA : Setya Novanto Sebut Nama Puan dan Promo Dalam Sidang Kasus E-KTP, Ini Klarifikasi PDIP

Terkait dengan hal tersebut telah diungkapkapkan Setya Novanto sebagai terdakwa dalam sidang kasus korups e-KTP, di Pengadilan Tidak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis 22 Maret 2018 kemarin. “Bu Puan Maharani Ketua Fraksi PDI-P dan Pramono adalah 500.000. Itu keterangan Made Oka,” ujar Setya Novanto.

Dia mengaku mengetahui itu saat Andi Agustinus alias Andi Narogong dan Made Oka berkunjung ke rumahnya. Pada saat itu, Made Oka menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyerahkan dana kepada anggota DPR.

“Saya tanya pada waktu itu ‘Wah untuk siapa?’ Disebutlah, tidak mengurangi rasa hormat saya dan saya minta maaf, karena ada juga saudara Andi di situ, adalah untuk Puan Maharani 500.000 (dollar AS) dan untuk Pak Pramono 500.000 (dollar AS),” ujar Setya Novanto.

Setya Novanto
Copyright©merdeka

Pada saat mejelis hakim mengkonfirmasi ulang mengenai keterangan yang disebutkan itu, Setya Novanto menegakan bahwa dirinya hanya mengetahui adanya penyerahan uang tersebut dari Oka Masagung dan Andi Narogong.

BACA JUGA : Dalam Sidang Peneriksaan Terdakwa, Setya Novanton Terlihat Menangis

Sebelumnya diketahui, bahwa Prabowo dan Puan tidak tercantum dalam daftar penerima aliran dana korupsi e-KTP yang sebelumnya sudah disusun oleh jaksa KPK dalam dakwaan. Bahkan keduanya pada sampai sekarang ini belum pernah diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

Menanggapi pernyataan Setya Novanto, Pramono Anujng telah membantahnya. Dia menyatakan, bahwa pada saat proyek pengadaan e-KTP dilangsungkan dirinya menjabat sebagai wakil ketua DPR. Akan tetapi, jabatannya tersebut tidak ada kaitannya dengan komisi II yang telah melakukan pembahasan proyek tersebut.

“Periode 2009-2014, saya pimpinan DPR yang membawahi dan mengoordinasikan Komisi IV sampai dengan Komisi VII. Sama sekali tidak berhubungan dengan Komisi II dan juga sama sekali tidak berhubungan dengan Badan Anggaran,” kata Pramono ketika di Kompleks Istana Presiden, Jakarta Kamis.

“Logikanya, kalau ada yang memberi (uang), pasti yang berkaitan dengan jabatan dan kedudukannya. Dalam hal ini, saya tidak pernah ngomong satu kata pun yang berkaitan atau berurusan dengan e-KTP,” sambungnya.

BACA JUGA : Mantan Karyawan First Travel Setidaknya Sebut Syahrini Terima Bayaran Rp 1 Miliar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here