Bayi Calista Meninggal Dunia, Korban Kekerasan Ibu Kandungnya

0
535
Bayi Calista,
Copyright ©kompas

Bayi Calista Sempat Mendapatkan Perawatan Setelah Kejang-kejang

Indowarta.com – Bayi berusia 15 bulan bernama Calista meninggal dunia pada Minggu (25/3/18) di RSUD Karawang, Jawa Barat. Humas RSUD Karawang, Ruhimin mengatakan, bayi yang diduga menjadi korban penganiayaan ibunya, Sinta, itu meninggal pada pukul 09.00 WIB, lantaran kondisinya yang semakin menurun.

BACA JUGA : Probosutedjo Menghambuskan Nafas Terakhir Akibat Penyakit Kanker Teroid Yang Dideritanya

“Dari datang ke RSUD Karawang, Calista hanya mengandalkan alat bantu pernapasan. Dua hari terakhir hingga detik akhir terus mengalami penurunan. Detak jantungnya sudah tidak ada,” kata dia.

Sedangkan paman bayi tersebut, Candra Hidayat mengungkapkan sebelum bayi Calista meninggal, kondisinya sudah semakin memburuk. Setelah tiba di rumah sakit untuk menjalani perawatan, dokter sudah melakukan tindakan cepat.

“Dokter kemudian mengatakan, Calista sudah tidak bisa ditolong,” ujar dia.

Setelah bayi Calista meninggal, dia merasa sudah sangat kehilangan sosok bocah periang itu yang sebelumnya dia lihat kelucuannya. “Kami sangat kehilangan kelucuannya dan keriangannya,” ungkapnya.

Bayi Calista
Copyright ©Kompas

Bayi Calista meninggal telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Kepung Jatirasa Barat, RT 004 RW 001, Desa Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Pemakaman telah dilakukan pada hari itu juga.

BACA JUGA : Kisah Hesti, Wanita Bercadar yang Sering Menolong Anjing Malang!

Sebelumnya diketahui bahwa bayi Calista telah menjadi korban kekerasan dari ibu kandungnya sendiri, yaitu Sinta. Dalam kasus kekerasan ini, Sinta sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian yang menangani.

Dugaan sementara, Sinta telah menganiaya Calista karena dia merasa kesal dengan sosok pacarnya, sehingga melampiaskan semuanya terhadap anak 9 bulan tersebut. Bahkan sang pacar, disebut Sinta, juga beberapa kali sudah menganiaya anak itu.

Terlebih akibat dari penganiayaan yang sudah dilakukan itu, Calista bahkan sering mengalami kejang-kejang. Sedangkan penganiayaan terakhir yang sudah dilakukan oleh Sinta telah membuat bayi tersebut mengalami kejang-kejang dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan khusus.

Diketahui sebelum bayi Calista meninggal, dokter mendiagnosa bahwa dia sudah mengelami infeksi pada kornea mata. Kondisi semakin menurut karena dia juga mengalami radang otak. Polisi menyebutkan bahwa kondisi itu terjadi karena sang ibu kandungnya membenturkannya ke dinding dan terjatuh di rak piring.

BACA JUGA : Heboh Video Arseto Pariadji yang Sebut Undangan Pernikahan Anak Jokowi Dijual Rp 25 Juta!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here