Umpatan Keras Dari Arteria Dahlan Dianggap Sebagai Perwakilan Dari Kemarahan Jamaah Yang Menjadi Korban Trevel Umrah

0
557
Arteria Dahlan
Copyright©Dok DPR

Arteria Dahlan Memberikan Kritik Keras Kepada Kementerian Agama Saat Membahas Kasus First Travel

Indowarta.com – Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta Husny Mubarok Amir mengatakan, polemik mengenai penyataan keras dari Anggota DPR Arteria Dahlan diharapkannya tidak akan mengaburkan substansi kritik.

Dia beranggapan bahwa kritik yang sudah disampaikan oleh Arteria Dahlan pada dasarnya diperlukan untuk beberapa pihak yang bertanggungjawab agar tidak lepas tangan, hal ini terkait dengan adanya banyak jamaah yang menjadi korban trevel umrah.

“Jadi, terlepas bahwa kritik dengan bahasa kasar itu kurang etis, dan soal itu pun Arteria sudah minta maaf, tetapi perlu dipahami juga bahwa itu mungkin puncak dari kemarahan karena sudah sering menerima keluhan jemaah,” kata Husny melalui keterangan resminya, Jumat (30/3/18).

Arteria Dahlan, (1)
Copyright©Kompas

Disaping itu, Husny mengatakan bahwa wajah bila Arteria Dahlan emosional pada saat mengetahui bahwa dan dari seluruh jamaah yang dikumpulkan untuk umrah sudah diselewangkan dan dirampok. Dia mengharapkan bahwa publik menilai kritik keras itu sebagai pemicu untuk memberikan hukuman yang seberatnya kepada oknum penipu layanan jasa umrah.

BACA JUGA : Mantan Karyawan First Travel Setidaknya Sebut Syahrini Terima Bayaran Rp 1 Miliar!

“Bahkan, kalau kita melihat tangisan Ibu-ibu yang menjadi korban dan sebagian besar masyarakat biasa, maka kalau kita mau pada posisi membela mereka, kata-kata ban***t saja tidak cukup,” ungkapnya.

Namun sebaliknya, Husny menilai jika publik terlalu fokus untuk menghakimi kritik keras dari Arteria Dahlan tersebut, maka publik akan kehilangan konteks subtansi dari kritik itu. Dia mengharapkan bahwa kritik keras itu dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan.

“Kita ambil hikmahnya untuk berbenah agar ke depan tidak ada lagi jamaah, umat Islam, yang menjadi korban. Kasihan para jemaah yang niatnya beribadah justru ditipu,” ucap dia.

Sebelumnya diketahui, Kementerian Agama telah mendapatkan umpatan keras yang disampaikan oleh Arteria Dahlan. Hal itu terjadi pada saat membahas kasus First Travel dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/18).

BACA JUGA : Saat Geledah Mobil dan Rumah Arseto Pariadji, Polisi Temukan Alat Hisap dan Airsoft Gun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here