Prabowo Diminta Oleh Ketum MUI Untuk Tak Melempar Tuduhan Yang Belum Jelas

0
1016
Ma'ruf Amin
Copyright©Kompas

Ma’ruf Amin Meminta Prabowo Untuk Menyebutkan Nama Tokoh Yang Dimaksud

Indowarta.com – Pernyataan dari Prabowo Subianto yang telah menyebutkan bahwa elit Jakarta membohongi publik, sudah mendapatkan respon dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin. Dia menilai Ketua Umum Partai Gerindra tersebut hanya melempar tuduhan yang tak jelas.

BACA JUGA : Sandiaga Uno Sebut Prabowo dan Anies Baswedan Ketemuan Bahas DKI!

“Jangan lempar (tuduhan) gitu, yang kena siapa nanti. Ini saling tunjuk kita, oh kamu ya, oh kamu nanti, gitu. Jangan melempar tidak jelas,” kata Ma’ruf Amin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/4/18).

Terkait dengan hal itu, Ma’ruf Amin meminta kepada Prabowo untuk menyebutkan nama tokoh elit Jakarta yang sudah melakukan hal tersebut. Hal ini ditekankannya agar tidak ada spekulasi negatif yang akan mengakibatkan kegaduhan nasional mengenai pernyataanya tersebut.

WAJIB BACA :  Prabowo Turun Gunung, Efeknya Masih Sedahsyat Dulu?

“Orangnya mana? tunjuk saja yang bohongi publik, mana gitu loh. Tunjuk nama, tunjuk hidung saja,” ucap dia.

Mantan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar Agama ini menegaskan, berpolitik tidak harus ditunjukkan dengan adanya sebuah ungkapan kontroversial. Idealnya, kata dia, politisi hendaknya berpolitik dengan cara menjelaskan program kerja.

Copyright ©Poskota

“Makanya saya suka beliau Pak Jokowi, yang penting kerja tidak usah mengucapkan. Politik itu kan sebaiknya tidak diucapkan tetapi dilaksanakan, dikerjakan, jadi kerja kerja kerja. Jangan bikin statementyang bikin gaduh aja,” kata Ma’ruf Amin.

BACA JUGA : Prabowo Pernah Akan Melakukan Kudeta?

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan bahwa 80 persen kekayaan Indonesia sudah dikuasai hanya satu persen golongan. Dia juga menyebutkan, setelah medeka, bangsa Indonesia tidak menikmati kekayaan yang dimiliki.

WAJIB BACA :  Terkait Tsunami Selat Sunda, Ma’ruf Amin Ingin Anggaran Bencana Diperbesar !

“Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada terutama elite kita. Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia,” ujar Prabowo dalam orasinya di hadapan ribuan warga Depok, Minggu (1/4/18).

Disamping itu, Prabowo tidak membantah bahwa dia merupakan bagian dari elit Indonesia. Akan tetapi, dia menegaskan bahwa dirinya berbeda dengan para elit lainnya. “Saya elite tetapi sudah tobat,” paparnya.

Menurutnya, untuk membela kepentingan rakyat maka harus memihak. “Kalau menyangkut kepentingan bangsa, tidak ada kata netral, harus memilih. Harus memihak pada bangsa sendiri,” sambungnya.

BACA JUGA : Prediksi PKB Terkait Munculnya Poros Ketiga Dalam Pilpres 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here