Jaksa Tuntut Wali Kota Tegal Nonaktif Siti Marsitha 7 Tahun Penjara

0
963
Wali Kota Tegal
Copyright©poskotanews

Terlibat Kasus Dugaan Suap, Wali Kota Tegal Nonaktif Siti Marsitha Dituntut 7 Tahun Penjara Dalam Sidang

Indowarta.com Wali Kota Tegal nonaktif, Siti Masitha Soeparno, telah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tujuh tahun penjara. Disamping itu, Fitroh Rochcahyanto selaku jaksa meminta majelis hakim untuk mencabut hak politik dari terdakwa dan denda sebesar Rp 200 juta subside enam bulan penjara.

BACA JUGA : Terkait Kasus Emirsyah Santar, KPK Jadwalkan Pemanggilan Kepada Indraguna Sutowo

“Menuntut majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana sesuai diatur dalam dakwaan pertama, Pasal 12 huruf B, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah ke dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) juncto Pasal 64 KUHP,” ungkap Fitroh saat di hadapan ketua majelis hakim, Antonius Widjantono, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (2/4/18).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Dilaporkan ke KPK, Anies Baswedan 'Harap Sabar Ini Ujian'

Jaksa menilai, bahwa wali kota Tegal tersebut sudah menikmati aliran dana atas kasus suap sebesar Rp 500 juta. Namun yang sudah meringankan Siti Masitha adalah dirinya selalu kooperatif dalam persidangan terkait dengan kasus yang membelitnya.

“Terdakwa juga mengakui dan menyesali perbuatannya,” pungkasnya.

Wali Kota Tegal Siti Masitha
Copyright ©indonesiaoversight

Selain Siti Masitha, kasus suap itu juga membelit nama mantan ketua Partai NasDem Brebes, Amir Mirza Hutagalung. Jaksa menilai bahwa uang suap yang telah diberikan oleh Cahyo Supriyadi, Sri Murni, Sadat Fariz, dan Sugiyanto telah diperantarai oleh Amir Mirza untuk diberikan kepada wali kota Tegal tersebut.

BACA JUGA : Keponakan dan 2 Anak Setya Novanto Diperiksa KPK

“Terdakwa menyatakan bahwa Amir Mirza Hutagalung merupakan representasi dirinya sebagai Wali Kota Tegal,” jelas Fitroh.

WAJIB BACA :  Harapan KPK Soal Kasus Novel Baswedan!

Setelah mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh jaksa dalam persidangan, Siti Masitha mengatakan bahwa dirinya akan membuat pembelaan pribadi. Dia menambahkan, bahwa kuasa hukumnya juga akan mengajukan pembelaan terkait dengan tuntutan tersebut.

“Kami akan mengajukan pembelaan pribadi, Yang Mulia,” tutur wali kota Tegal tersebut.

Sebelumnya diketahui, bahwa Siti Marsitha dan Amir Mirza telah dibawa ke persidangan lantaran terkait dengan kasus dugaan suap Cahyo Supardi. Berdasarkan pada dakwaan, Cahyoio telah menyerahkan suap sejak 2016 dan 2017 kepada wali kota tegal tersebut, serta jumlah suap itu sudah mencapai Rp 7 miliar.

BACA JUGA : Kesaksian Dokter dan Perawat Soal Rekayasa Medis Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here