Didemo Pelajarnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Malang Dicopot

0
1403
SMA Negeri 2 Malang
SMA Negeri 2 Malang Copyright©Detik

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Malang Dicopot

Indowarta.com – Teriakan suka cita diluapkan oleh Pelajar SMA Negeri 2 Malang usai mendengarkan pencopotan Sosok kepala sekolah Dwi Retno. Pengumuman ini disampaikan oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Malang Tri Suharno yang mewakili Dinas Pendidikan (Diskdik) di hadapan pelajar yang menunggu di halaman depan aula, tempat dimana pertemuan digelar.

Dikutio dari laman detik, Ketua MKSS SMA Kota Malang menegaskan bahwa mulai besok Ibu Retno diberhentikan jadi Kepala Sekolah dan akan digantikan oleh Plt dari Kepala Sekolah yang dicopot.

Baca Juga: Dikorupsi Sampai Rp 18 M, Gedung Shelter Tsunami Banten Gagal Total

“Dengan melihat apa yang disampaikan, mendengar dari para siswa maupun bapak ibu guru. Bapak kepala dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur cepat merespons memberikan amanat kepada saya, selaku Ketua MKKS SMA Kota Malang, bahwa mulai besok pagi, ibu Retno sebagai kepala sekolah ditarik ke cabang dinas,” ucap Tri Suharno disambut sorak gembira siswa, Kamis (5/4/2018).

SMA Negeri 2 Malang-
SMA Negeri 2 Malang- Copyright©Detik

Ditambahkan, besok pagi juga akan hadir Plt sebagai pengganti dari kepala sekolah yang dicopot. “Besok juga ada Plt untuk menggantikan posisi dari ibu Retno. Karena hari Senin kita sudah memulai ujian,” sambung Tri Suharno

Selanjutnya, Tri Suharno juga meminta para siswa SMA Negeri 2 Malang untuk mencopot atribut demo, membersihkannya dari lingkungan sekolah layaknya arahan bapak kepolisian.

Baca Juga: Isu Bacharudin Jusuf Habibie Meninggal Dunia di Jerman

“Seperti arahan bapak kepolisian, agar atribut, spanduk dan lain-lain untuk dibersihkan,” ujarnya.

Kemudian, para siswa dihimbau tidak menyambut keputusan ini dengan euforia yang berlebihan dimana agar segera meninggalkan sekolah dan mempersiapkan UNBK dengan baik.

Pelajar SMA Negeri 2 Malang ini menggelar demonstarsi lantaran menilai kepala sekolah tak mendidik dan kerap menyebutkan kata-kata tidak pantas seperti ‘anak setan’. Mereka akhirnya menuntut Dwi Retno dicopot dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Sementara itu, Dwi Retno masih belum bisa dikonfirmasi untuk perihal ini, dirinya sempat ikut pertemuan dengan MKSS, Polisi, TNI dan Orangtua siswa. Namun, Usai pertemuan keberadaanya belum diketahui.

Baca Juga: Panduan Pendaftaran Online SBMPTN 2018 Untuk Peserta Reguler

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here