Terlihat Linglung, Kompol Fahrizal Alami Gangguan?

0
2616
Motif Wakapolres Kompol Fahrizal Tembak Mati Adik Ipar
Motif Wakapolres Kompol Fahrizal Tembak Mati Adik Ipar Copyright©WaspadaOnline

Kompol Fahrizal Linglung, Tak Menyesal Tempak Adik Ipar

Indowarta.com – Peristiwa penembakan yang menewaskan sosok Jumingan (33) Sumatera Utara memang sedang gempar-gemparnya, Kompol Fahrizal pelaku sekaligus penembak adik iparnya sendiri ini langsung menyerahkan diri bersama ibunya sesaat setelah melakukan aski penembakan jarak dekat tersebut.

Kejadian ini dinilai sebagai bentuk tindakan pembunuhan yang direncanakan lantaran kompol Fahrizal yang juga Wakapolres Lombok Tengah Tersebut mengaku punya dendam yang begitu dalam kepada korban.

Baca Juga: Motif Wakapolres Kompol Fahrizal Tembak Mati Adik Ipar

Jumingan, selaku korban yang menerima 6 tembakan sekaligus di bagian tubuh ini tak dapat diselamatkan lantaran begitu dekatnya jarak tembak dan juga banyaknya peluru yang bersarang.

Setelah dilakukan penelurusan oleh kepolisian, Kompol Fahrizal ternyata tidak menyesal dengan apa yang telah dilakukannya,

Motif Wakapolres Kompol Fahrizal Tembak Mati Adik Ipar-
Copyright©Metro24News

“Sampai saat ini tersangka belum kita periksa. Karena dia masih terlihat linglung” kata Juru Bicara Polda Sumut Komisaris Besar Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi pada Jumat, 6 April 2018.

Menurut Rina, sejak konferensi pers kemarin, Kompol Fahrizal sudah menunjukkan gejala linglung. Padangan matanya terlihat kosong dan tidak fokus. Saat ditanyai oleh Kapolda, Kompol Fahrizal juga lebih banyak diam.

” Saat diwawancarai di Polrestabes, Kompol Fahrizal tak menyesal menembak adik iparnya itu,” kata Kapolda Sumatera Utara Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw di Medan, Rabu 4 April 2018.

Lebih lanjut, Paulus mengatakan bahwa Kompol Fahrizal diperiksa penyidik dengan didampingi oleh istri dan ibunya menuju polsek setempat untuk menyerahkan diri. Petugas polsek menyerahkan Kompol Fahrizal ke Polrestabes Medan.

Baca Juga: Facebook Bakal Ungkapkan Korban Kebocoran Data Pengguna Indonesia

Menurut Paulus, Polisi memeriksa Kompol Fahrizal secara marathon, selain Fahrizal, polisi juga memeriksa sejumlah saksi yakni istri Kompol Fahrizal, Ibu kandungnya dan Istri Jumingan alias alias iwan, alias Jun yang juga adik kandung dari Kompol Fahrizal.

Kejadian berdarah ini bermula ketika Jumingan yang juga berada di tempat yang sama mencoba untuk mencegah Kompol Fahrizal dengan mengatakan “Jangan Bang”. Namun Kompol Fahrizal malah mengalihkan senjatanya dan menembakknya ke arah Jumingan.

Penyidik menemukan 6 selongsong peluru senjata api jenis revolver di lokasi kejadian Jalan Tirtosari Mestika Gang Keluarga, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.

 Baca Juga: Cuci Otak Ala Dokter Terawan, Terobosan Medis Atau Pelanggaran Kode Etik?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here