Jelang Pilpres 2019, PAN Umbar Kedekatan dengan Gerindra, Sinyal Dukungan?

0
836
Jelang Pilpres 2019, PAN Umbar Kedekatan dengan Gerindra, Sinyal Dukungan
Jelang Pilpres 2019, PAN Umbar Kedekatan dengan Gerindra, Sinyal Dukungan Copyright© Detik

PAN Berikan Sinyal Dukungan Untuk Prabowo di Pilpres 2019?

Indowarta.com – Setelah Prabowo Subianto menyatakan diri akan bertarung di Pilpres 2019 membawa mandat dari Partai Gerindra. Tentu ada banyak pertanyaan yang tersirat di benak public nantinya, Kepastian Prabowo maju ini pastinya membutuhkan dukungan dari dua partai yang kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Gerindra yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam Rakornas, Prabowo sempat meminta presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk memberikan dukungan.

Meskipun demikian, Zulkifli belum mengatakan bahwa partainya belum memutuskan untuk merapat ke kubu Presiden Joko Widodo atau menuju Prabowo.

Baca Juga: “Prabowo Bukanlah Petugas Partai Layaknya Jokowi”

Menurutnya, Keputusan untuk merapat ke salah satu kubu akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada Mei 2018 mendatang.

Sementara itu, Zulkifli pun membanth kehadirannya di Rakornas Gerindra merupakan sinyal bahwa PAN telah memutuskan merapat ke Gerindra.

Dirinya mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Hambalang sekedar memenuhi undangan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Jelang Pilpres 2019, PAN Umbar Kedekatan dengan Gerindra, Sinyal Dukungan
Copyright© Detik

Sementara itu, Ketua DPP PAN Dradjad Wibowo mengatakan, PAN dan Gerindra sudah lama sekali menjalin komunikasi dengan baik. Di sisi lain, Amien Rais dan Prabowo juga dikenal memiliki hubungan yang sangat akrab.

Baca Juga: Prabowo Subianto Gundah Saat Nama Gatot Nurmantyo Melejit?

“Beliau berdua sudah saling mengenal sangat baik selama 20 tahun-an. Jadi ketika Gerindra punya gawe dan mengundang PAN, tentu PAN akan hadir,” ucapnya.

Meskipun sudah dekat sekali, tetap saja PAN belum bisa memtuskan apakah akan berpihak kepada Jokowi maupun Prabowo. Hal ini akan ditetapkan sesuai AD/ARTR yakni dengan putusan melalui Rakernas. Namun politik bukanlah situasi yang tidak selalu resmi sifatnya.

“Kalau sikap resmi PAN, sesuai AD/ART, penentuan capres/cawapres itu harus diputuskan melalui Rakernas. Tapi politik kan tidak melulu hanya sikap resmi,” kata Dradjad

Baca Juga: Ditahan KPK, Zumi Zola Dipecat Oleh PAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here