MUI Dalami Pernyataan Rocky Gerung Soal “Kitab Suci Fiksi”

0
341
MUI Dalami Pernyataan Rocky Gerung Soal “Kitab Suci Fiksi”
MUI Dalami Pernyataan Rocky Gerung Soal “Kitab Suci Fiksi” Waketum MUI, Zainut Tauhid Copyright© Detik

Sorotan MUI Soal Pernyataan Rocky Gerung “Kitab Suci Fiksi”

Indowarta.com – Pernytaan Dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung soal “Kitab Suci Fiksi” menimbulkan Polemik. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid mengatakan perlu mendalami dan mempelajari terkait makna dari kalimat tersebut.

“Itu berat dan sensitif karena itu kan harus didalami. Sensitif saya kira perkataan dengan kitab suci yang berkaitan dengan keyakinan orang. Perlu melakukan pendalaman terhadap masalah itu seperti yang dimaksud Rocky. Kami ingin mendalami dahulu,” ujar Zainut saat dihubungi detikcom, Kamis (13/4/2018).

Baca Juga: MUI Dukung Polisi Usut Sosok Suharmin, Lelaki yang Kotori Masjid Kubah Emas!

“Kami masih ingin mendengarkan banyak pihak apa yang terjadi di acara itu. Mudah-mudahan tidak ada polemik berkepanjangan. MUI belum membaca secara utuh jadi belum bisa memberikan pendapat lebih jauh,” imbuhnya.

Hadir Dalam ILC, Rocky Gerung Ungkap Pembuat Berita Hoax Terbaik Adalah Penguasa, Sindir Rezim Jokowi?
Copyrigth©INTELIJEN

Sementara itu, berkaitan dengan kitab suci umat Islam yakni Al-Quran, Zainut menyebutkan bahwa kitab suci bukanlah karya fiksi. Al-Quran merupakan kitab suci dari Allah SWT yang diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW.

“Kalau menurut muslim, Alquran itu bukan fiksi tapi itu adalah wahyu Allah, Kalamullah yang jauh dari kata fiksi. Kami tidak tahu apa yang dimaksud oleh Rocky itu yang mana. Kalau bagi orang Islam Alquran itu bukan fiksi,” jelasnya.

Baca Juga: MUI Hormati Aksi PA 212 Demo Puisi Sukmawati

Sebelumnya, Dosen Universitas Indonesia Rocky Gerung dilaporkan ke Polda Metro jaya terkait dengan pernyataannya di stasiun televisi swasta yang menyebut bahwa “Kitab suci itu fiksi”. Rocky mengatakan siap memberikan klarifikasi jika dipanggil oleh pihak kepolisian.

Apa yang dikatakan oleh Rocky tentang diksi “fiksi” lanjut Hendardi adalah bagian dari pengetahuan ilmiah yangbisa diuji secara logis dalam Ilmu logika. Sebagai pengetahuan Rocky bebas menyampaikannya dan bahkan justru memberikan pencerahan kepada banyak orang yang selama ini melekatkan keburukan dan sifat negative pada diksi yang netral itu.

“Sebagai pengetahuan pula, maka seyogianya pandangan Rocky cukup dijawab dengan pandangan yangmembantahnya bukan dengan pelaporan pidana. Apalagi pernyataan itu disampaikan dalam forum diskusi dan tegas sekali tidak ada pretensi dan niat jahat merendahkan agama, kelompok, dan lain-lain,” ujarHendardi.

Baca Juga: Komentar Rocky Gerung Soal Jokowi Pidato dengan Nada Tinggi “Ngomel Pakai Teks”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here