Pemerintah Akan Sanksi Grab dan GoJek Jika Tidak Mau Jadi Perusahaan Transportasi

0
2163
Unjuk rasa driver Gojek (1)
Copyright©Kompas

Grab dan GoJek Bisa Kena Sanksi Pemerintah Jika. . .

Indowarta.comKementrian Perhubungan mengejar penyelesaian aturan hukumaplikator perusahaan transportasi. Payung Hukum ini ditargetkan bisa selesai dalam waktu dua bulan.

Dikutip dari laman Kontan Jumat 13 April, Direktur Angkutan Multimoda Kementrian Perhubungan Cucu Mulyana menuturkan setelah Peraturan menteri Perhubungan tersebut terbit, aplikastor wajib mendaftarkan diri menjadi perusahaan transportasi.

Baca Juga: Mulai Pekan Ini Tarif Ojek Online Naik, Berikut Harga Terbarunya

Jika tidak, maka nantinya akan dikenakan sanksi, teguran administrasi, denda dan pembekuan sampai pencabutan izin.

“Itu sesuai dengan amanat undang-undang,” kata Cucu, Kamis (12/4/2018).

Meskipun demikian, pemerintah masih akan memberikan masa transisi aplikator guna memenuhi persyaratan perusahaan transportasi.

Baca Juga: Target Penyelesaian Proyek DDT Dipercepat Jadi Tahun 2020

Hal ini dikarenakan aplikator pastinya akan membutuhkan proses penyelesaian administrasi. Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa pihaknya masih berkoordinasi antar interdep, beliau mengatakan Kementrian perhubungan akan kolaborasikan aturan yang ada.

Pada pekan ini dan terakhir Jumat Hari ini (13/4) akan menjadi batas akhir bagi perusahaan penyedia aplikasi transportasi online untuk mendaftarkan diri sebagai perusahaan transportasi, laiknya perusahaan sejenis pada umumnya. Namun sepertinya, permintaan tegas dari pemerintah belum mendapat tanggapan serius dari para penyedia transportasi online tersebut, dalam hal ini Go-Jek dan Grab Indonesia.

Jadi untuk GoJek dan Grab Indonesia jika ingin bertahan di bisnis transportasi dan berbagai hal lainnya ini, maka selayaknya harus segera melakukan transisi dan berhijrah menuju perusahaan transportasi.

Baca Juga: Tiara Ayu Fauziah, Foto Model yang Jadi Tersangka Penabrak Sopir GoJek

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here