Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong”

0
2138
Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong”
Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong” Copyright© Merdeka

Benarkah Prabowo Minta Jatah 7 Menteri Jika Dampingi Jokowi?

Indowarta.com – Waketum Gerindra Fadli Zon membantah dengan tegas kabar yang menyebutkan bahwa Ketua Umumnya Prabowo Subianto meminta jatah tujuh menteri jika ingin menggandengnya sebagai Cawapres yang akan damping Jokowi.

Baca Juga: Fadli Zon Sebut Jokowi Tiru Gaya Prabowo Ketika Pidato

Kabar itu datang dari pemberitaan media asing yang menyebut pertemuan Luhut Binsar Panjaitan dengan mantan Dejan Kopassus itu tidak tercapai kesepakatan. Prabowo disebut minta jatah tujuh kursi untuk menteri dan mengomandoi militer.

“Saya kira enggak ada itu. Itu bohong. Kalau pertemuan ya biasa saja. Tapi tidak ada cerita soal tujuh menteri,” ucap Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (17/4).

WAJIB BACA :  Prabowo Sudah Kehabisan Logistik?

Fadli Zon menegaskan bahwa pertemuan itu hanya antar teman. Menurutnya, Luhut tidak berkapasitas sebagai kepanjangan tangan Jokowi untuk melakukan lobi politik. Lagipula, Kata dia Luhut tidak bisa memberikan keputusan strategis dalam pencalonan Jokowi.

Baca Juga: Megawati Kantongi Nama Cawapres Pendamping Jokowi?

“Apa posisinya pak Luhut kok bisa menentukan, emang pak Luhut presiden? Pak luhut kan kawan saja, bukan utusan presiden. Saya kira bukan sebagai utusan presiden. Jadi enggak ada cerita itu untuk apa pak Prabowo minta-minta itu. Enggak ada cerita itu,” tegas Fadli.

Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong”1
Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong” Copyright© Kompas

Fadli memastikan tidak ada niatan Prabowo untuk menjadi Cawapres siapapun. Menurutnya, upaya penggringan opini Prabowo tidak mencalonkan diri sebagai capres karena munculnmya kekhawatiran Jokowi akan kalah, kalau pertarungan keduanya akan terjadi.

WAJIB BACA :  Prabowo Sudah Kehabisan Logistik?

“Karena mereka khawatir kalau pak Prabowo lawan pak Jokowi lagi pasti Pak Prabowo menang. Itu saya kira kami punya keyakinan itu,” ucapnya.

Sebelumnya, dikabarkan oleh Media Times Asia bahwa Luhut dan Prabowo melakukan pertemuan sebanyak tiga kali. Dalam pertemuan terakhir pada 6 April silam, pertemuan tersebut adalah upaya mencalonkan Jokowi dengan Prabowo sebagai Pasangan Capres dan Cawapres.

Namun, Luhut menolak tawaran yang diajukan oleh Prabowo langsung. Prabowo dikatakan mengajukan diri jika diberikan mandat memegang militer juga tujuh kursi menteri.

Baca Juga: PKS Minta Jatah Cawapres, Gerindra Ajukan 3 Syarat Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here