Pelajar SMP dan Pacarnya yang Viral Gagal Nikah Karena Camat

0
2997
Pasangan pelajar SMP, SY (15) dan FA (14), yang berencana menikah meski menuai kecaman
Pasangan pelajar SMP, SY (15) dan FA (14), yang berencana menikah meski menuai kecaman Copyright© TribunBantaeng

Pelajar SMP dan Pacarnya Gagal Nikah

Indowarta.com – Dua remaja yang viral di Bantaeng, Sulawesi Selatan yang ingin menikah walau berusia belia batal gelar pernikahan minggu ini. padahal rencananya mereka akan menikah pad Senin 16 April Kemarin.

Pasangan SY 15 tahun dan FA 14 tahun ini sebelumnya telah mengikuti bimbingan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan bantaeng pada 12 April belum memenuhi syarat izin dari Kantor Camat Bantaeng.

Baca Juga: Jembatan Babat Ambruk, Jalur Pantura Surabaya-Semarang Putus

“Belum bisa menikah hari ini katanya karena belum ada dispensasi dari Pak Camat Bantaeng,” ujar SY, Senin.

Pada Hari itu, SY dan FA sudah datang ke KUA Kemacatan Bantaeng di Jalan Delima, Bantaeng dengan mengenakan pakaian rapi.

SY didampingi dengan Ibundanya dan FA didampingi dengan bibinya. Namun, pernikahan yang sedianya dijadwalkan pada siang hari ini akhirnya batal.

Pernikahan baru akan bisa dilakukan setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Camat Bantaeng.

KUA Kecamatan Bantaeng pun menjadwalkan kembali pernikahan keduanya pada Senin 23 April 2018 Nanti.

“Kami akan menikahkan keduanya pekan depan. Ini sisa menunggu dispensasi dari camat,” kata penghulu fungsional KUA Kecamatan Bantaeng, Syarief Hidayat, Selasa (17/4/2018).

Baca Juga: Asa Warga di Atas Puing Kampung Akuarium, Janji Anies Baswedan

Menurut Syarief, Pada tanggal tersebut keduanya bisa melangsungkan akad nikah meskipun tidak ada dispensasi dari Camat karena sudah melewati tenggat waktu selama 10 hari setelah didaftarkannya pernikahan di KUA.

“Merujuk pada PMA Nomor 11 Tahun 2017, keduanya sudah bisa dinikahkan setelah melewati 10 hari setelah mendaftarkan pernikahannya di KUA,” katanya.

SY diketahui sebagai pelajar putus sekolah, dia hanya mengenyam pendidikan hingga kelas IV SD, sedangkan Pacarnya yakni FA merupakan pelajar yang masih duduk di bangku kelas II SMPN 2 Bantaeng.

Bibi FA, Nurlina mengungkapkan bahwa keponakannya itu terbilang siswa berprestasi. Saat SD dia kerap menjadi juara kelas.

“Saat masih SD, dia tinggal di rumahku, lumayan berprestasi saat itu karena selalu dapat rangking satu. Tetapi, setelah ibu FA meninggal, dia pindah ke rumah nenek yang merupakan ibu dari ayahnya,” ungkap Nurlina.

 Baca Juga:” Hebohnya Tarian Erotis Saat Siang Bolong di Pantai Kartini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here