“Prabowo Tak Punya Banyak Pilihan, Mau Tak Mau Pasangannya Dari PKS”

0
3341
Prabowo
Copyright©CNN Indonesia

Prabowo Harus Berpasangan dengan PKS?

Indowarta.com – Keranya Upaya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta jatah calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 dinilai sebagai sesuatu yang wajar.

Sebab PKS menjadi penentu bagi Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk bisa maju sebagai calon presiden.

Baca Juga: Jurus Golkar Untuk Menangkan Jokowi

Prabowo tidak mempunyai banyak pilihan kalau tetap ingin maju sebagai capres, pasangannya mau tidak mau dari PKS,” kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, kepada Kompas.com, Jumat (20/4/2018).

Prabowo
Copyright©jurnalpolitik

Untuk mengusung calon presiden sekaligus wakil presiden, partai politik harus mengantongi 20 persen kursi di DPR. Sementara Gerindra saat ini hanya 73 Kursi atau 13 persen.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Digelar Pertama Kali, Presiden Jokowi Dijadwalkan Akan Buka Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan Hari Ini !

Jika ditambahkan dengan dukungan PKS, jumlah kursi itu akan menjadi 20,1 persen dan cukup untuk melewati ambang batas.

“Kita tahu Prabowo tidak bisa maju sendiri. Partainya tidak bisa maju sendiri sehingga apa boleh buat,” kata Syamsuddin.

Baca Juga: Megawati Kantongi Nama Cawapres Pendamping Jokowi?

Syamsudin mengakui, Gerindra masih berpeluang menggandeng partai lain,Misalnya Partai Amanat Nasional yang sejauh ini belum menyatakan dukungan pada Joko Widodo di Pilpres 2019.

Namun, Syamsuddin yakin, PAN juga pasti akan mensyaratkan Prabowo untuk menggandeng ketua umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai cawapres.

PKS sebelumnya sudah menetapkan Sembilan kadernya sebagai calon presiden/wakil presiden. Sebagai syarat koalisi dengan Gerindra, PKS bersikukuh Prabowo harus menggandeng salah satu dari Sembilan nama itu.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini : Berkunjung Ke AS, Inilah Yang Dibahas Jokowi DI Markas Fb !

Sembilan nama tersebut adalah Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al’Jufrie; mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring; Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Baca Juga: Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here