Semangka Diduga Mengandung Formalin Ditemukan di Bogor

0
566
Semangka Diduga Mengandung Formalin Ditemukan di Bogor
Semangka Diduga Mengandung Formalin Ditemukan di Bogor Copyright © Liputan6

Ada Semangka Mengandung Formalin Ditemukan

Indowarta.com Menjelang Bulan Suci Ramadhan, sejumlah makanan yang mengandung bahan berbahaya mulai beredar di Kota Bogor, Jawa Barat. Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor menemukan buah semangka terindikasi formalin yang dijual di salah satu supermartket Bogor.

“Terindikasi mengandung formalin dan zat pewarna karena warna merahnya juga tidak merata,” ujar Kepala Bidang Niaga Disperindag Kota Bogor Mangahit Sinaga, Jumat (20/4/2018).

Baca Juga: Empat Menteri yang Diperiksa Soal Kasus Reklamasi

Namun untuk memastikan zat yang terkandung di buah tersebut, Disperindag telah membawa sampel buah yang memiliki nama latin Citrulus ini untuk dilakukan uji coba di laboratorium, meski sudah dilakukan uji tes cepat dengan test rappid kitt.

“Kami tak ingin berandai-andai, perlu diuji lab lagi untuk memastikannya,” kata dia.

Semangka Diduga Mengandung Formalin Ditemukan di Bogor-
Semangka Diduga Mengandung Formalin Ditemukan di Bogor- Copyright © Liputan6

Selain warna sisi daging semangka nampak pucat, di celah kulit buah tersebut mengeluarkan buih berwarna putih.

“Kami juga ambil sampel lain, dan ada semangka mengeluarkan busa dari lubang kulit. Ini belum tahu busa itu apakah gas dari dalam semangka atau faktor lain, sedang kami uji,” terang Mangahit.

Menurutnya, petugas Disperindag sudah meminta pihak swalayan untuk menarik seluruh buah semangka yang terindikasi formalin dari peredarannya dan dilarang dijual kepada konsumen.

Baca Juga: Petik Bunga Edelweis dan Pamerkan di Facebook, Gadis Ini Dihujat Habis-habisan

“Kami sudah minta ditarik dan jangan dijual lagi,” kata Mangahit.

Temuan semangka yang diduga mengandung formalin dan mengeluarkan busa ini didasarkan dari laporan salah seorang calon konsumen yang hendak membeli buah tersebut Jumat Siang kemarin.

“Karena curiga, konsumen lapor kepada kami. Setelah dicek hasilnya seperti ini juga (semangka) berbuih dan warnanya pucat,” terang Mangahit.

Mangahit mengaku baru pertama kali melihat buah semangka mengeluarkan buih dari lubang kulitnya.

“Untuk kasus buah bermasalah sering ditemukan, tapi khusus semangka berbuih baru kali ini. Kami sangat berterima kasih adanya laporan ini,” tambahnya.

Namun sayangnya, meski mendapati semangka berformalin, tidak ada sangsi tegas untuk pihak swalayan. Mereka hanya diminta untuk menarik makan yang mengandung formalin dari peredaran.

Baca Juga: Heboh Facebook Ditutup dan Diblokir 24 April, Ini Faktanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here