Elektabilitas Rendah, Cak Imin Anggap Motivasi

0
300
Muhaimin Iskandar
Muhaimin Iskandar Copyright © Kompas

Cak Imin Tak Peduli Soal Elektabilitas Rendah

Indowarta.comKetua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyadari elektabilitasnya sebagai Cawapres dalam Survey Litbang Kompas Masih Rendah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Muhaimin menanggapi hasil survey tersebut. Dala survey tersebut tidak ada satu pun nama ketua umum partaiu yang masuk dalam survey tersebut, Termasuk Cak Imin.

Namun, dirinya menanggapoi hal ini untuk menjadi motivasi tersendiri.

Baca Juga: PKB Akan Dukung Prabowo Jika Cak Imin Tidak Bisa Jadi Capres Jokowi?

“Yah survei berbagai lembaga memang bervariasi, ada yang bagus dan jelek. Kami anggap sebagai cambuk agar bekerja lebih keras lagi,” kata Cak Imin, sapaannya, di kediaman Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Muhaimin Iskandar-
Copyright © Kompas

Selanjutnya, dia menyatakan, melalui survei tersebut mendapatkan bukti yang mnandakan dirinya masih harus mensosialisasikan dirinya beserta program kerjanya sebagai Cawapres pendamping Jokowi ke Seluruh daerah.

Kemudian Muhaimin Iskandar menambahkan lagi sebagai Cawapres nantinya ia akan membawa gagasan Bung Hatta terkait dengan ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, gagasan ekonomi kerakyatan Bung Hatta memang banyak yang belum terlaksana sampai saat ini.

Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Pertemuan Jokowi dengan PA 212 Di Istana Bogor

“Rencana saya kan hanya satu, bagaimana gagasan Bung Hatta tentang ekonomi kerakyatan yang belum jalan sama sekali. Saya ingin mengusung itu. Ini belum merata di masyarakat nanti, kalau mendengar nanti sudah berubah (elektabilitas meningkat),” lanjut Muhaimin.

Sebelumnya, Ia membantah dirinya menyuruh seseorang meminta uang atas namanya sebagaimana diberitakan di media massa.

Bahkan, kata Muhaimin, orang yang disebut dimintai uang olehnya membantah memberikan uang.

“Itu sudah dibantah pengadilan oleh yang bersangkutan bahwa tidak pernah memberikan sesuatu pada saya. Kalau ini hari-hari ini muncul tidak lebih dari black campaign saja,” kata Muhaimin di kediaman Akbar Tanjung di Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Baca Juga: Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara Di Kasus Korupsi E KTP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here