Jutaan Buruh Suarakan Tritura Plus dalam Aksi May Day

0
359
Hari Buruh Internasional
Hari Buruh Internasional Copyright ©Inikata

Tritura Plus, Tuntutan Buruh dalam Aksi May Day

Indowarta.comHari Buruh Internasional yang jatuh pada hari ini diwarnai dengan aksi di seluruh Indonesia. Aksi Mayday pun diklaim bakalan diikuti hampir satu juta buruh di 25 Propinsi dan 200 kabupaten atau kora di seluruh Indonesia.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan, untuk aksi di Istana Negara, Jakarta akan dilakukan oleh 150 ribu buruh se-Jabodetabek ditambah degan buruh dari serang, Karawang dan Purwakarta.

Baca Juga: Sejarah Panjang Hari Buruh 1 Mei Sampai Masuk Indonesia

“Titik kumpul aksi di Patung Kuda Indosat, jam 10.00 pagi. Setelah itu massa aksi akan long march ke Istana Presiden,” ungkap Iqbal dikutip dari keterangan resminya, Selasa 1 Mei 2018.

Hari Buruh Internasional
Copyright©pegipegi

Aksi di Istana Presiden akan dilakukan sampai dengan jam 13.00. setelah itu massa aksi akan bergerak ke Istora Senayan untuk merayakan May Day sekaligus Deklaras Calon Presiden RI 2019-2024 yang akan dipilih dan didukung oleh Buruh Indonesia.

Dilansir dari Pantauan tvOne Pagi, ribuan buruh di beberapa daerah luar Ibu Kota pun sudah melakukan persiapan untuk datang ke Jakarta. Mereka rencananya akan bergabung demi menggelar aksi di Istana Presiden.

Baca Juga: Kronologis Bule Denmark Diperkosa di Mentawai

Selanjutnya, Aksi May Day juga dilakukan serempak di seluruh Indonesia, dengan rincian mulai dari Surabaya 50 ribu buruh se-jawa Timur di depan kantor gubernur dan 15 Ribu buruh Se-Jawa Tengah di depan Kantor Gubernur.

Kemudian, 15 ribu buruh se-Kepulauan Riau di depan kantor wali kota Batam, 2 ribu buruh Aceh, 10 ribu buruh Sumatera Utara, ribuan buruh Jawa Barat, dan lain-lainnya akan melakukan aksi di depan kantor gubernur masing-masing.

Tuntutan yang akan disuarakan Buruh dalam aksi May day ini adalah Tritura Plus, Yakni:

  1. Turunkan harga beras, listrik dan bahan bakar minyak dan bangun ketahanan pangan dan ketahanan energi.
  2. Tolak upah murah, cabut PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan dan jadikan Kebutuhan Hidup Layak 84 komponen barang.
  3. Tolak Tenaga Kerja Asing buruh kasar dari China dengan mencabut Pepres Nomor 20 tahun 2018 tentang TKA.

Sementara iu, tuntuan plus-nya adalah hapus outsourcing dan pilih presiden RI 2019 yang pro buruh.

Baca Juga: Briptu Nova Ijab Kabul “Video Call” Lolos Seleksi Polisi PBB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here