36 Jam Operasi dan Rusuh di Mako Brimob, Polri Minta Maaf ke Rakyat RI

0
4140
Kerusuhan di Mako Brimob
Kerusuhan di Mako Brimob Copyright © Kompas

Kerusuhan di Mako Brimob Memakan Korban, Polri Minta Maaf

Indowarta.com Rusuh di Kompleks Mako Brimob menelan korban jiwa. Tahanan teroris membunuh lima personel polisi. Polri meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Pada kesempatan yang baik ini, yang pertama selaku pimpinan Polri dan yang bertanggung jawab dalam semua operasi penanggulangan ini, mohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, serta bangsa dan negara,” kata Wakapolri Komjen Syafruddin dalam jumpa pers jumpa pers di Markas Direktorat Polisi Satwa Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

Polri meminta maaf karena kejadian ini telah menyita perhatian seluruh rakyat Indonesia, bahkan menjadi pusat perhatian dunia.

WAJIB BACA :  ISIS Klaim Jadi Dalang Rusuh di Mako Brimob

Baca Juga: Kronologi Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua

“Walaupun Polri menjadi korban, tapi Polri tetap memohon maaf karena menyita pikiran dan perhatian warga Indonesia, sehingga terkuras perhatian dan pikirannya,” kata dia.

Secara khusus, Polri juga memohon maaf kepada keluarga korban anggota polisi yang gugur. “Secara khusus jajaran Polri memohon maaf kepada keluarga korban anggota Polri yang gugur sebanyak lima orang, dan yang luka-luka empat orang,” kata dia.

Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan operasi penanganan napi teroris di Rutan Cabang Salemba Mako Brimob sudah selesai. Operasi berakhir pukul 07.15 WIB.

Baca Juga: ISIS Klaim Jadi Dalang Rusuh di Mako Brimob

WAJIB BACA :  Kronologi Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua

“Operasi sudah berakhir pada pukul 07.15 WIB tadi,” kata Syafruddin dalam jumpa pers di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

Syafruddin menyatakan, saat polisi masih melakukan proses sterilisasi. Prosesnya diperkirakan berlangsung sekitar 1 jam ke depan.

Syafrudin menyebut ada 156 tahanan yang terlibat dalam penyanderaan. Saat ini Rutan Mako Brimob sudah dikuasai seluruhnya oleh polisi.

Baca Juga: Peliknya Penataan Tanah Abang dibawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here