Pemerintah Didesak Buat Kebijakan Untuk Hapus Hukuman Mati

0
3289
Hukuman Mati
Copyright © CNNIndonesia

Pemerintah Didesak Hukuman Mati

Indowarta.comKomisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan kekerasan (Kontras) mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan penghapusan hukuman mati di Indonesia.

Hal itu merupakan salah satu rekomendasi dari Konferensi Nasional 20 Tahun Reformasi: Kejahatan dan Penghukuman di Indonesia yang telah dihelat di Jakarta.

“Pemerintah harus melakukan moratorium hukuman mati sebagai praktik penghukuman kejahatan sebelum menuju kepada penghapusan secara menyeluruh hukuman mati,” kata Wakil Koordinator Bidang Advokasi KontraS, Putri Kanesia di kantor KontraS, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).

Baca Juga: Hukuman Mati Bagi Pemerkosa Anak Sudah Mulai Diterapkan!

Putri menilai bahwa proses penghentian hukuman mati di Indonesia harus dilaksanakan karena tidak tepat dan bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Dirinya merinci bahwa hukuman mati bertentangan dengan pasal 281 UUD 2945. Selain itu, hukuman mati juga bertentangan dengan sejumlah peraturan diantaranya Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang 12 Tahun 2005 Tentang Pengesahan International tentang Hak Sipil dan Politik.

“Memang hukuman mati masih sangat pelik dan kerap jadi perdebatan yang menimbulkan pro dan kontra di ranah nasional dan jadi preseden di dunia internasional,” kata dia.

Baca Juga: Saat Napi Wanita Ini Pertahankan Bayinya di Tengah Kericuhan Mako Brimob

Selain itu, Putri mengatakan bahwa kasus-kasus hukuman mati di Indonesia telah terbukti adanya pelanggaran prosedur hukum dan dugaan Unfair trial turut oleh mayoritas terpidana mati.

Ia mencontohkan kasus seperti tidak disediakannya penasehat hukum oleh pemerintah untuk membela hak terpidana mati. Selain itu, terdapat kasus praktik penyiksaan terhadap terpidana mati, praktik manipulasi usia dan adanya rekayasa kasus yang menyangkut diskriminasi ras.

“Temuan fakta itu tak pernah dijadikan pertimbangan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tuntutan maupun vonis hukuman mati,” ucapnya.

Baca Juga: “Amien Rais Bukanlah Bapak Reformasi, Tapi Pecundang”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here