Hari Paling Berdarah, Pasukan Israel Tewaskan 55 Warga Palestina

0
598
Hari Paling Berdarah, Pasukan Israel Tewaskan 55 Warga Palestina
Hari Paling Berdarah, Pasukan Israel Tewaskan 55 Warga Palestina Copyright © Kompas

Saat 55 Warga Palestina Ditewaskan Oleh Pasukan Israel

Indowarta.com – Senin, 14 Mei 2018 kemarin menjadi hari paling berdarah di Gaza. Semenjak perang dari tahun 2014 kemarin, Otoritas Palestina menyebut pasukan Israel telah menewaskan 55 orang dan melukai 2.700 orang dalam bentrokan kemarin.

AFP melaporkan, militer Israel menyebutkan ada 40.000 warga Palestina yang ambil bagian dalam aksi protes dan bentrok di 13 lokasi, menentang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. Korban tewas termasuk 8 anak di bawah usia 16 tahun.

Baca Juga: Tekad Kuat Menlu Berikan Bantuan Untuk Al Aqsa dan Palestina!

Massa berkumpul di dekat perbatasan, sebagian demonstran melemparkan baru dan mendekati sekaligus berusaha meneroos pagar, dengan penembak jitu Israel yang bersiap pada posisinya.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan masa bekabung selama tiga hari. “Hari ini, sekali lagi, pembunuhan terhadap warga kita terus berlanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, setiap negara memiliki kewajiban untuk melindungi perbatasannya.

Baca Juga: Usai Klaim Yerusalem, Donald Trump Kembali Tebar Ancaman Bagi Rakyat Palestina

“Kami akan terus melindungi kedaulatan dan warga negara kami,” katanya, seperti dilansir dari BBC.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan, prajuritnya menembaki orang yang terlibat dalam aktivitas menjurus terorisme, bukan kepada Demonstran.

“Kami telah melihar ada tiga kelompok berbeda, mereka mengenakan perlengkapan teroris dengan senjata, mencoba untuk menanam ranjau di tiga titik berbeda,” ucap juru bicara militer Israel Jonathan Consricus.

Dirinya juga mengklaim, Massa dibubarkan dengan air mata dan tindakan lain sesuai dengan peraturan terakhir.

Selama beberapa pekan terakhir, aksi protes dan bentrokan di perbatasan Gaza telah menewaskan 109 warga Palestina sejak 30 Maret.

Tidak ada warga Israel yang tewas dan militer menghadapi kritik atas penggunaan senjata api terhadap aksi protes rakyat Palestina.

Baca Juga: Anies Baswedan Beri Dukungan Penuh Program Mer-C Untuk Palestina!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here