Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya

0
761
Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya -
Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya - Copyright © CNNIndonesia

Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya

Indowarta.com – Anggota Polisi yang menghadang dua motor di Pintu Masuk Polrestabes Surabaya, Bripka Rendra diketahui mengalami luka yang cukup serius daripada yang lainnya.

Namun, tadi malam Bripka Rendra telah menjalani tindakan operasi dan berhasil melewati masa kritisnya.

“Alhamdulillah masa kritis sudah lewat dan sudah berangsur pulih. Memang dia kondisinya yang paling berat, karena anggota itu yang menahan dua motor,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera saat konferensi pers di Gedung Tribrata Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga: Densus 88 Baku Tembak dengan Kelompok Teroris di Sidoarjo

Untuk saat ini, Bripka Rendra telah dipindahkan ke ruang perawatan di RS Bhayangkara. “Sekarang sudah dipindah di ruang perawatan,” kata Barung.

Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya
Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya Copyright © Detik

Sementara itu, untuk korban lainya, Barung mengatakan bahwa kondisinya beragam. Dalam Bahasa kepolisian, Barung mengatakan ada yang terluka sedang, ada yang terluka ringan hingga ada yang terluka berat.

Baca Juga: Begini Kronologis Ledakan Bom yang Terjadi di Mapolrestabes Surabaya

“Tapi yang berat ya Rendra itu karena dia yang menghadang dua motor untuk masuk,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, Akibaat dari Bom di Mapolrestabes Surabaya ini mengakibatkan empat polisi dan enam warga mengalami luka-luka. Pelaku berjumlah lima orang yang terdiri atas ayah yakni Tri Murtiono (50), Ibu Tri Ernawati (43) dan ketiga anak mereka. Dari KK yang ditemukan polisi, Pelaku tertulis beralamatkan di Ngagel Rejo, Surabaya.

Keempat pelaku yakni ayah, ibu dan dua orang anak laki-laki meninggal di lokasi saat bom bunuh diri meledak di Polrestabes Surabaya. Sementara anak bungsu mereka, Ais diketahui tubuhnya sempat terpental namun tidak sampai meninggal dunia.

Baca Juga: Pelaku Bom Gereja di Surabaya Tulis Status Soal Kesulitan Hidup Sebelum Melakukan Aksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here