Bolehkah Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh?

    0
    1181
    Niat Puasa Ramadhan
    Copyright © TandaPagar

    Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh Boleh?

    Indowarta.com –  Umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadhan, untuk menentukan kapan awalnya, Pemerintah Pusat melalui kementrian Agama akan melakukan pengumuman penetapan.

    Kepala Biro Humas, Data dan Informasi kemenag Mastuki menuturkan siding isbat akan dimulai pukul 16.00 WIB., termasuk pelaporan hasil pemantauan hilal dari seluruh tanah air.

    Jika sudah ditetapkan kapan dimulai, maka umat Islam akan segera bersiap, diantaranya yakni niat Puasa Ramadhan.

    Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan dan Doa Ketika Berbuka Puasa!

    Yang menjadi pertanyaan, Bolehkah Niat Puasa Ramadhan dilakukan pada awal bulan saja?

    Ada orang mengatakan bahwa niat puasa Ramadhan bisa dilakukan sekaligus di awal Ramadan. Dengan niat sebulan penuh itu, ia mungkin berharap tidak perlu berniat setiap malam sebelum puasa di keesokan siangnya.

    Perihal ini Syekh Taqiyyuddin Abu Bakar bin Muhammad Al-Hishni dalam Kifayatul Akhyar menerangkan sebagai berikut.

    ولا يصح الصوم إلا بالنية للخبر. ومحلها القلب, ولايشترط النطق بها بلا خلاف, وتجب النية لكل ليلة لان كل يوم عبادة مستقلة , ألا ترى أنه لا يفسد بقية الأيام بفساد يوم منه. فلو نوى الشهر كله, صح له اليوم الأول على المذهب.

    Artinya, “Puasa tidak sah tanpa niat. Keharusan niat didasarkan pada hadits. Tempat niat itu di hati. Karenanya, niat tidak disyaratkan secara lisan. Ketentuan ini disepakati bulat ulama tanpa perbedaan pendapat. Niat puasa wajib dipasang setiap malam. Karena, puasa dari hari ke hari sepanjang Ramadan merupakan ibadah terpisah.

    Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Harus Dilakukan di Malam Hari, Kalau Lupa?

    Coba perhatikan, bukankan puasa Ramadan sebulan tidak menjadi rusak hanya karena batal sehari? Kalau ada seseorang memasang niat puasa sebulan penuh di awal Ramadan, maka puasanya hanya sah di hari pertama. Demikian pendapat ini madzhab (Madzhab Syafi’i),” (Lihat Taqiyuddin Abu Bakar Al-Hishni, Kifayatul Akhyar)

    Adapun untuk madhab yang membolehkan niat puasa sekaligus adalah madhab Hanafi, namun mereka juga tetap menganjurkan orang melakukan niat puasa wajib sebulan penuh di awal Ramadhan untuk mengulang niat puasa setiap malam Ramadhan.

    Karenanya, melihat keistimewaan puasa Ramadhan itu, seseorang wajib memasang niat setiap malam. Untuk menghindari lupa niat, ada baiknya ia mengikuti tarawih berjamaah.

    Baca Juga: Timnas Mesir Dapat Keringan Saat Puasa Ramadhan di Piala Dunia 2018

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here