Kronologis Penyerangan di Mapolda Riau, Empat Pelaku Tenteng Pedang

0
561
Kronologis Penyerangan di Mapolda Riau, Empat Pelaku Tenteng Pedang
Kronologis Penyerangan di Mapolda Riau, Empat Pelaku Tenteng Pedang Copyright © Kompas

Kronologis Penyerangan di Mapolda Riau

Indowarta.com Mapolda Riau diserang terduga teroris pada pukul 09.05 WIB, Rabu 16 Mei 2018. Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan bahwa peristiwa ini bermula dari mobil Avanza berwarna putih yang hendak menerobos masuk di pintu gerbang masuk Mapolda Riau.

Mobil tersebut lantas langsung menabrak polisi yang menghadang di Pintu masuk pemeriksaan.

Baca Juga: Begini Kondisi Polisi yang Menghadang Pelaku Bom di Polrestabes Surabaya

“Jadi mobil itu masuk, lalu 4 orang turun dengan menggunakan pedang. Mobil jalan lalu keluar dan kemudian ditinggal. Tersangka melarikan diri dan kami sedang melakukan pengejaran,” tuturnya ketika diwawancarai oleh TVOne.

Akibat peristiwa ini, 4 orang menjadi korban, satu polisi dan 3 orang lainnya luka-luka termasuk Jurnalis.

“Empat orang gunakan pedang tajam, sudah disiapkan, betul-betul tajam. Dua anggota kena tebas di leher, alhamdulillah selamat. Satu kena di tangan, satu luka ringan dari reporter TV One dan satu orang anggota saya ditabrak dan pada saat dibawa ke RS dalam kondisi luka berat dan baru saja meninggal dunia,” ungkapnya

Baca Juga: Keluarga Sempat Tidak Restui Pernikahan Pasangan Pelaku Bom Gereja di Surabaya

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyampaikan hal serupa. Menurut dia, para pelaku yang berjumlah 4 orang menyerang polisi dengan pedang.

“Saat masuk dihalangi Polda Riau kemudian turun dari mobil orang-orang yang tak dikenal tersebut. Ada 4 orang kemudian menyerang anggota menggunakan pedang atau senjata tajam yang mengakibatkan 2 anggota polri luka-luka,” tuturnya dalam keterangan pers di Mabes Polri.

“Kemudian sekelompok orang tak dikenal tersebut dilumpuhkan dengan melakukan penembakan dan 4 orang tewas. Satu orang melarikan diri dengan mobil dan menabrak anggota yang bertugas hingga akhirnya gugur. Dan kemudian menyenggol wartawan TV One Rian Rahmat,” tambah Setyo.

Baca Juga: Densus 88 Baku Tembak dengan Kelompok Teroris di Sidoarjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here