Begini Kondisi Perawat Hamil yang Jadi Korban Bom Gereja Pantekosta Surabaya

0
3559
Bom Gereja di Pantekosta
Bom Gereja di Pantekosta Copyright © Liputan6

Kondisi Perawat Hamil di Bom Gereja Pantekosta

Indowarta.com – Minggu Kemarin, Tiga ledakan bom di Tiga Gereja di Surabaya bikin heboh bukan karuan, kini, duka mendalam yang disebabkan kejadian tersebut masih membelenggu para korban, baik tewas maupun luka-luka. Tercatat adala 18 orang meninggal dunia termasuk pelaku bom bunuh diri, dan ada 40 orang lainnya luka-luka.

Salah satu korban dari penyerangan ini adalah Siti Mukarimah (25). Dirinya merupakan korban ledakan Bom di Depan Gerbang Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuna.

Baca Juga: Pelaku Bom Gereja di Surabaya Tulis Status Soal Kesulitan Hidup Sebelum Melakukan Aksi

Saat kejadian naas tersebut, dirinya persis melintas di belakang mobil avanza putih yang dikendarai oleh Dita Oeprianto, yakni otak dari penyerangan tiga gerja. Belakangan diketahui bahwa sosok ini merupakan Ketua Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Surabaya.

Polisi Masih Buru Abu Bakar, Guru Pelaku Bom Gereja Di Surabaya
Polisi Masih Buru Abu Bakar, Guru Pelaku Bom Gereja Di Surabaya Copyright © Kompas

“Saya di belakang Avanza itu. Setelah meledak saya tidak terlempar, tapi saya tidak ingat apa yang terjadi kemudian,” katanya kepada suarasurabaya.net di ruang perawatan RS William Booth, Jumat (18/5/2018).

Siti Mukarimah yang sehari-hari bekerja sebagai perawat di ruang perawatan penyakit di Rumah Sakit William Booth, Jalan Diponegoro, Surabaya ini kondisinya sudah mulai stabil.

Ketika peristiwa bom bunuh diri terjadi, Siti masih dalam perjalanan pulang ke rumah dengan sepeda motor usai menuntaskan pekerjaan sift malamnya.

Baca Juga: PNS yang Sebut Bom Surabaya Rekayasa, Diberhentikan dari Jabatan

Dari kejadian tersebut, Siti mengalami luka bakar 14 Persen di bagian wajah, tangan, kaki dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Saat ini, Siti Mukarimah sedang mengandung janin berusia 24 minggu. TB Rijanto Kepala RS William Booth memastikan, kondisi kandungan Siti Mukarimah dalam keadaan bagus.

Sementara, untuk biaya perawatan Siti, pihak rumah sakit mengungkapkan BPJS Ketenagakerjaan akan membiayai pengobatannya sejak enam bulan pertama hingga enam bulan berikutnya.

Baca Juga: Otak Dari Bom Thamrin, Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here