Hanya Satu Keluarga Ini yang Hadiri Pemakaman Terduga Teror di Sidoarjo

0
967
Hanya Satu Keluarga Ini yang Hadiri Pemakaman Terduga Terors di Sidoarjo
Hanya Satu Keluarga Ini yang Hadiri Pemakaman Terduga Teror di Sidoarjo Copyright © Detik

Satu Keluarga yang Hadir di Pemakaman Terduga Teroris di Sidoarjo

Indowarta.com – Dua Wanita ini terisalkk di hadapan pusara terduga teroris yang dilumpuhkan oleh Densus 88 beberapa waktu lalu di Surabaya. Ilha Fauzan alias Wicang (28), Senin 21 Mei 2018 Siang.

Keduanya yakni Ibu dan Kakak Kandung Ilhmam. Mereka datang dengan mengendarai Taksi, didampingi oleh Polwan dan salah satu kerabat.

Ini adalah pertama kalinya keluarga menghadiri pemakaman bomber terduga teroris yang diamankan di Surabaya dan Sidoarjo sejak hari Jumat 18 Mei Kemarin.

Baca Juga : Begini Kondisi Perawat Hamil yang Jadi Korban Bom Gereja Pantekosta Surabaya

Disamping itu, Warga SurabayaBegini Kondisi Perawat Hamil yang Jadi Korban Bom Gereja Pantekosta Surabaya sendiri sepakat menolak memakamkan Jenazah terduga teroris dan pelaku bom bunuh diri di Surabaya.Lokasi pemakaman sendiri akhirnya disediakan oleh Pemkab Sidoarjo yakni makam Mr X.

Julukan ini memang diberikan lantaran tanah yang dimiiki Pemkab Sidoarjo ini memang dikhususkan untuk Jenzah yang tidak diketahui Idenditasnya.

Dari data yang dihimpun, Total ada 14 Jenzah Bomber dan Terduga teroris yang telah dikebumikan. Rinciannya yakni 10 Jenzah Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabya dan 4 Jenzah Teridga teroris yang dilumpuhka polisi karena melawan saat akan ditangkap.

Baca Juga: Teroris Ganteng di Tangerang yang Mengejutkan Emak-emak Sekitar

Pemakaman ini dilangsungkan lima hari usai tragedi pengeboman terjadi. Dimulai pada hari Jumat (18/5), polisi menyerahkan tiga jenazah terduga teroris yakni jenazah Anton Ferdiantono, istri Anton Sari Puspita Rini dan anaknya HAR.

“Atas nama Anton. Dia membawa sesuatu yang kemungkinan bisa diledakkan. Karena itu dilumpuhkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Minggu (13/5).

Selanjutnya Dedi Sulistiantono yang ditembak mati di Manukan kulon blok 19H/19, RT 11/RW 03, Tandes, Surabaya; dan Hari Sudarwanto yang dilumpuhkan di Jalan Avia, Kompleks Perumahan AURI, Kel. Lemahputro, Sidoarjo.

Kini di RS Bhayangkara Polda Jatim tersisa tiga jenazah bomber yang masih belum dimakamkan. Ketiganya satu keluarga yaitu Dita Oepriarto dan kedua putranya.

Baca Juga: PNS yang Sebut Bom Surabaya Rekayasa, Diberhentikan dari Jabatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here