PNS Terima THR dan Gaji Ke-13, Honorer Melongo

0
1207
THR
Copyright©itravelerien

THR dan Gaji Ke-13 yang Bikin Honorer Sedih

Indowarta.com – Kebijakan pemerintah yang memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali dikritik. Hal ini disebabkan tenaga honorer tidak mendapatkan THR yang notabene juga bekerja untuk pemerintah, baik itu yang berada di pusat maupun tingkatan daerah.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Didi Supriyadi mengatakan bahwa jangan dapat THR seperti yang diterima PNS, Status para tenaga honoree selama ini tidak jelas dan seakan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, Pensiunan PNS Dapatkan THR dan Gaji Ke-13

“Jangankan THR, status saja tidak diakui oleh pemerintah. Bagaimana mau mendapatkan THR? Tidak ada THR untuk honorer. Status saja tidak ada. Kalau dapat THR paling urunan (sumbangan) dari teman-teman sejawatnya. Kalau tidak, ya siapa yang mau ngasih,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Rabu (23/5).

PNS
Copyright©okezone

Padahal, lanjut Didi, beban kerja yang harus dipikul oleh para tenaga kerja honorer ini sama dengan para PNS. Namun sayang, nasib yang diterimanya jauh berbeda dengan para abdi negara yang sudah tercatat tersebut.

“Beban kerjanya sama, kalau tidak masuk tetap ditegur. Hanya (terima) gaji, itu pun kalau ada. Kadang tiga bulan belum keluar. Ini pemerintah zalim. Ini ASN kerja di luar pemerintahan dilarang, sekarang ada orang di luar ASN kerja di dalam pemerintah dibiarkan dan tidak diberikan THR, tidak diberikan gaji, tidak diberikan status,” jelas dia.

Baca Juga: PNS Istri Terduga Teroris Sidoarjo Terancam Dipecat

Lebih lanjut, Didi Menyatakan, sampai saat ini tenaga honorer tidak bisa dibilang sedikit, untuk profesi Guru saja misalnya, sekitar 1.2 Juta Guru di Indonesiua yang merupakan tenaga honorer.

“Sekarang untuk jumlah guru di seluruh Indonesia ada 4 jutaan. Yang merupakan PNS itu 2,2 juta, berarti 1,8 juta ini non-PNS. Dari jumlah itu, 600 ribu orang guru tetap di swasta, berarti 1,2 juta yang honorer. Itu 800 ribu ada di sekolah negeri dan 600 ribu di madrasah. Belum lagi yang profesi lain, rata-rata 20 persennya itu honorer,” tutupnya.

Baca Juga: PNS yang Sebut Bom Surabaya Rekayasa, Diberhentikan dari Jabatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here