Undang-Undang Antiterorisme Resmi Disahkan,

0
331
Undang-Undang Antiterorisme Disahkan
Undang-Undang Antiterorisme Disahkan Copyright © Kompas

Kapolri Siap Seret JAD dan JI Usai Undang –Undang Antiterorisme Disahkan

Indowarta.com – DPR Resmi mengesahkan Revisi Undang-undang (RUU) Bo 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak PidanaTerorisme (Antiterorisme) menjadi Undang-undang.

Undang-Undang Antiterorisme ini disahkan pada rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 25 Mei 2-18.

Ketua Pabitia Khusus RUU Antiterorisme Muhammad Syafii mengatakan, pembahasan revisi ini melibatkan sejumlah institusi terkait di dalanya, seperti Kementrian Hukum dan HAM, Polri, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementrian Pertahanan dan Institusi terkait lainnya.

Baca Juga: Pengeroyok Hitler Nababan Bukan Anggota FPI, Tapi . . .

Syafii mengatakan dalam pembahasan revisi Undang-Undang Antiterorisme, DPR dan pemerintah juga melibatkan masyarakat sipil untuk memberikan masukan.

Ia juga mengatakan, terdapat banyak penambahan substansi pengaturan dan Undang-Undang Antiterorisme yang baru, yakni ditambahkannya bab pencegahan, penambahan ketentuan pidana bagi pejabat yang melanggar ketentuan dalam penindakan, dan sebagainya. “Selain itu, menambahkan juga ketentuan mengenai perlindungan korban aksi terorisme secara komprehensif,” ujar Syafi’i saat membacakan laporan Pansus di rapat paripurna.

Baca Juga: Saat Ini, Kopassus Sudah Bersama Densus 88 Berantas Terorisme

Usai Undang-Undang Antiterorisme Ini disahkan, kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian langsung memberikan peringatan kepada Organisasi teroris.

Undang-undang Antiterorisme yang baru, kata Tito, memberikan ruang kepada pemerintah untuk dapat mengajukan suatu organisasi sebagai organisasi teroris ke pengadilan.

“Organisasi ini tidak hanya korporasi badan hukum tetapi juga yang tidak berbadan hukum, artinya civil society,” ujarnya di Polda Jambi, Jumat (25/5/2018).

“Nanti kita ajukan JAD (Jamaah Ansharut Daulah), JI (Jemaah Islamiyah), yang kita anggap selama ini organisasi teroris,” sambung dia.

Baca Juga: Kronologis Penyerangan di Mapolsek Muaro Sebo Jambi yang Lukai 2 Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here