Muhammadiyah Imbau Tentang Netralitas dan Hate Speech Menjelang Pilkada

0
519
Muhammadiyah Imbau Tentang Netralitas dan Hate Speech Menjelang Pilkada
Muhammadiyah Imbau Tentang Netralitas dan Hate Speech Menjelang Pilkada Copyright©Detik

Imbauan Muhammadiyah Menjelang Pilkada

Indowarta.comPilkada serentak akan digelar Rabu Besok Lusa. Dalam pemilihanyang dilakukan di 171 Tingkat Pemilihan dari Tingkat Provinsi Sampai Kabupaten/Kota.

Baca Juga: SBY Dan Dugaan Operasi Intelijen Menjelang Pilkada 2018

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan bahwa Pilkada sebagai proses dalam politik yang penting dan strategis dalam menentukan kepemimpinan di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Pilkada juga menjadi penentu kemajuan dan kemakmuran dalam suatu daerah.

“Oleh karena itu, semua pihak hendaknya berperan serta menyukseskan pilkada sesuai dengan posisi dan fungsi masing-masing secara konsisten dan bertanggung jawab,” kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti lewat keterangan tertulis yang diterima, Senin (25/6/2018).

WAJIB BACA :  Pilkada Bekasi Dibayangi Kasus Ijazah Palsu Calon Walikota Petahana

Selain itu, Muhammadiyah juga meminta penyelengggara Pilkada (KPUD dan Bawaslu) untuk bekerja secara professional dan transparan. Sehingga pilkada tahun ini dapat berjalanan secara demokratis, aman, tertib dan lancar.

Kemudian untuk kandidat yang tengah berkontestasi, Muhammadiyah juga meminta agar sportif hingga kemudian tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan seperti politik uang, kecurangan serta kekerasan dalam kampanye gelap.

Baca Juga: Pilkada Bekasi Dibayangi Kasus Ijazah Palsu Calon Walikota Petahana

Selanjutnya, yang terakhir, Muhammadiyah juga berpesan kepada masyarakat untuk menentukan keputusan dan memilih berdasarkan pada pertimbangan kompetensi kandidiat visioner, berakhlak mulia, komitmen antikorupsi, sampai berdedikasi kepada rakyat.

Terakhir, Muhammadiyah mengimbau masyarakat untuk memberikan suara secara bertanggung jawab serta menghormati perbedaan pilihan.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Kritik Soal Libur Nasional Pilkada Serentak 27 Juni

“Masyarakat hendaknya saling menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, dan memelihara persatuan bangsa. Masyarakat, para kandidat, dan pendukung hendaknya menerima hasil-hasil Pilkada secara ksatria; yang menang tidak jumawa dan merayakan kemenangan secara berlebihan dan yang kalah dapat legawa menerima kekalahan,” imbau dia.

Baca Juga: Pilkada 2018, Prabowo Bakal Turun Langsung Dalam Kampanye!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here