Fahri Hamzah Kritik Soal Libur Nasional Pilkada Serentak 27 Juni

0
1860
Fahri hamzah
Copyright©nasional kompas

Fahri Hamzah Kritik Libur Nasional 27 Juni

Indowarta.com – Pemerintah menetapkan libur nasional pada 27 Juni 2018 ketika pencoblosan pemilihan kepala daerah. Wakil Katua DPR Fahri Hamzah mengkritik soal ditetapkanya Hari libur melalui Keppres Nomor 15 Tahun 2018 tersebut.

Baca Juga: Ini yang Disampaikan Fahri Hamzah Saat Buka Puasa Bareng Jokowi

“Saya termasuk yang kurang setuju. Masak pilkadanya di Papua, orang Aceh harus libur. Lah urusannya apa?” kata Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Menurut Fahri, Libur Nasional itu seharusnya diterapkan di 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018. Fahri menyebut pemerintah seharusnya berpikir lebih matang berkaitan dengan Libur Nasional saat Pilkada 2018 tersebut.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Kenakan Baju Khas Gerindra, Sinyal?

“Harusnya libur itu di tempat yang terkena pilkada saja. Yang nggak kena pilkada republik ini panjang. Kecuali kita mau bikin peraturan dari awal. Nanti kalau begitu, nanti pilkada kepala desa di kampung saya nanti semua orang minta libur juga. Janganlah begitu-begitu,” kritik Fahri

Berkaitan dengan kebijakan tersebut, Fahri turut mengkritik lingkaran Presiden Joko Widodo. Menurutnya orang orang disekitar Jokowi tidak mengerti Administrasii.

“Dari awal kita tahu presiden kurang teliti. Saya kira inner circle presiden ini kurang fokus mungkin. Kebanyakan pengin kampanye,” ucap Fahri.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Ketua Majelis Syuro PKS Pecat Fahri Hamzah

Presiden Jokowi Sebelumnya telah meneken Keppres Nomor 15 tahun 2018 tentang libur nasional ketika Pilkada Serentak 2018. Jokowi meminta masyarakat memanfaatkan libur Nasional untuk menggunakan hak pilih.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Diminta Kampanyekan Jokowi Jika Ingin Gabung Golkar!

Keppres tersebut diteken Jokowi per 25 Juni 2018. Keppres tersebut sudah diarsipkan.

Salah satu pertimbangan penerbitan Keppres itu ialah untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Pada 27 Juni nanti, akan ada 171 daerah yang menyelenggarakan pilkada, 17 di antaranya adalah tingkat provinsi.

Baca Juga: Coblosan Pilkada Diusulkan Libur Nasional, Begini Kata KPU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here