Pasca Pilkada 2018, Ini Ramalan Jokowi Vs Prabowo Untuk Pilpres 2019

0
3929
Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong”
Prabowo Minta Jatah Tujuh Menteri Jika Dampingi Jokowi, “Itu Bohong” Copyright© Merdeka

Ramalan Jokowi Vs Prabowo Pasca Pilkada 2018

Indowarta.com – Pemilihan Presiden (Pilpres 2019) nanti kemungkinan besar akan kembali menghadirkan persaingan antara Joko Widodo sebagai petahana bersaing dengan Oposisi Prabowo Subianto. Meski masih setahun lagi, namun suasana Pilpres 2019 ini sudah terasa semenjak Pilkada Serantak kemarin.

Baca Juga: Tantang Jokowi, Amien Rais Ternyata Pernah Keok

“Ibaratnya, dari survei yang ada, tokoh-tokoh ada yang masuk ke premiere league, ada dua nama yaitu Pak Jokowi dan Pak Prabowo, selebihnya hanya divisi 1 dan divisi 2,” kata Waketum Gerindra Fadli Zon dalam acara Mata Najwa yang tayang di Trans7, Rabu (27/6/2018).

Jokowi saat ini masih menjabat sebagai Presiden RI sampai saat ini sudah mengantongi 5 Partai dukungan partai politik yang duduk di Parlemen. Kelima partai pendukung tersebut yakni PDIP, Golkar, NasDem, PPP da Hanura. Selain kelima partai pendukung tersebut, Jokowi juga mendapat dukungan dari Parpol non-parlemen layaknya PSI, Perindo dan PKPI.

WAJIB BACA :  Mungkinkah Terjadi Pertemuan Amien Rais dan Jokowi

“Kami sudah sepakat bahwa setelah Pilkada serentak selesai, kami akan bicara sama-sama (untuk koalisi Pilpres),” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di acara Mata Najwa.

Di kubu lawan, Prabowo Subianto yang sudah di deklarasikan oleh Partainya yakni Gerindra sejauh ini baru PKS yang kemungkinan besar akan merapat, namun demikian hal ini belum dideklarasikan secara gamblang.

Baca Juga: Manuver Politik Anak-anak Soeharto Menjelang Pilpres 2019

Walaupun di panggung nasional beberapa partai ini nampak berkubu-kubu, nyatanya komposisi parpol di kancah daerah malah lebih cair dan bersahaja. PDIP dan Gerindra sukses berkoalisi di 48 Pilkada, sedangan PDIP dengan PKS ada pada 33 Pilkada dan PDIP Gerindra dan PKS ada di 21 Pilkada.

WAJIB BACA :  Jokowi Lantik KSAD Baru Hari Ini, Nama Andika Perkasa Disebut Menguat !

PDIP sebagai partai tempat Jokowi bernaung hanya menang di Pilgub Jawa Tengah versi quick count. PDIP kalah di Jawa Barat dan Jawa Timur dalam quick count. Tahun lalu, PDIP juga kalah di Pilgub DKI Jakarta dan Banten.

Untuk Pulau Jawa, jagoan Gerindra tahun ini malah kalah semua versi quick count. Namun Gerindra menggenggam kemenangan untuk Pilgub DKI dan Banten tahun lalu.

Baca Juga: Prabowo Sebut Utang RI Berbahaya, Ini Data dan Tanggapannya Para Menteri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here