Diusir Karena Bikin Onar, Ini Alasan Ratna Sarumpaet Ke Danau Toba

0
552
Diusir Karena Bikin Onar, Ini Alasan Ratna Sarumpaet Ke Danau Toba
Diusir Karena Bikin Onar, Ini Alasan Ratna Sarumpaet Ke Danau Toba Copyright©Viva

Alasan Kenapa Ratna Sarumpaet Ke Danau Toba

Indowarta.comRatna Sarumpaet diusir dari keluarga Korban kapal tenggelam di Danau Toba, Samosir, Sumatera Utara, karena membuat keonaran ketika ada dialog keluarga korban dengan Menteri Koordinator Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Juga: 3 Keanehan Dalam Tragedi Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba!

Menurut Ratna, dia bukannya mau membuat onar, tetapi ingin menyampaikan keberatanb atas rencana penghentian pencarian korban tenggelamnya KM sinar Bangun.

Sebab menurut Ratna, Seharusnya operasi pencarian tidak dihentikan sampai seluruh jasad seluruh penumpangnya yang hilang bisa ditemukan dan dievakuasi dari dasar danau.

“Kalau waktu pencarian kita hitung kemarin, sudah lebih dari 12 hari. Tetapi, ketika waktu itu saya lihat mereka bicara di beberapa TV mengatakan, ada wacana pencarian akan dihentikan. Saya pribadi langsung gusar dan saya putuskan, Aku berangkat deh dan saya berangkat kemarin ke sini,” kata Ratna, Senin petang di Medan, Senin 2 Juli 2018.

Ratna mengklaim, kehadirannya di pelabuhan dan Posko Terpadu di Tigaras, di waktu yang tepat, dengan kondisi Basarnas dan Tim SAR Gabungan akan melakukan penghentian pencarian ratusan korban yang masih dinyatakan hilang sampai saat ini.

Baca Juga: Penjelasan Luhut Pandjaitan Soal Penghentian Pencarian Korban KM Sinar Bangun

“Kalau buat saya, cara melihat persoalan kemanusiaan seperti itu. Makanya kemarin, saya berangkat. Apa adanya bawa tenda dan bantuan apa yang bisa kita berikan. Tetapi, ternyata bantuan yang paling penting menurut saya advokasi,” kata Ratna.

Aktivis ini mencoba mencari keberadaan keluarga korban untuk dilakukan advokasi agar pencarian para korban tetap dilakukan, Apalagi, sejumlah titik keberadaan diduga korban dan bangkai Kapal Sinar Bangun sudah ditemukan.

“Baru kita tahu, rupanya rapat di Kantor Bupati dan itu di rapat ternyata sudah diputuskan pencarian akan dihentikan. Dengan diberhentikannya, akan diberikan asuransi per satu nyawa Rp60 juta. Lalu, akan dibangun monumen supaya nanti ziarah ke monumen,” kata Ratna.

Baca Juga: Gerindra Bela Ratna Sarumpaet Saat Ribut dengan Luhut Pandjaitan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here