Keluarga Tak Menyangka, jika Gubernur Irwandi Yusuf terlibat Korupsi !

0
2113
Irwandi Yusuf
Irwandi Yusuf Copyright©Viva

Keluarga Belum Percaya, Jika Gubernur Irwandi Yusuf Terjerat Korupsi !

Indowarta.com – Salah satu anggota keluarga Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Cik Mat yang tak menyangka jika sosok Gubernur Aceh yang sekaligus mantan pejabat Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Irwandi Yusuf terlibat korupsi. Dalam pandangan Cik Mat, Irwandi Yusuf merupakan sosok yang tegas didalam segala hal.

Baca Juga : Irwandi Yusuf, Bupati Aceh yang Menolak Fee Tapi Terjerat Korupsi

Katanya, dalam beberapa kali Irwandi yang juga menegur pegawainya apabila tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami sangat yakin, Bapak tidak salah. Selama ini, kalau ada hal yang melanggar aturan, dia justru marah besar,” ujarnya kepada Tribun di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (4/7/2018) malam.

WAJIB BACA :  Sebelum Kena Siraman Air Keras, Novel Baswedan Sempat 3 Kali Ditabrak dan Berhasil Lolos?
Irwandi Yusuf juangnews
Irwandi Yusuf

Cik Mat yang hingga rela untuk berangkat dari Aceh ke Jakarta usai Irwandi Yusuf digrebek oleh tim KPK di rumah dinasnya, Aceh pada hari Selasa malam. Ia yang hadir ke tempat Irwandi diperiksa guna mendapatkan informasi yang jelas mengenai nasib dari Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Berdasarkan keterangannya,

Irwandi merpakan sosok yang sederhana. Dimana Irwandi tinggal dirumah orang tuanya. Tetapi ia lebih memilih tinggal dirumah dinas setelah dirinya menjabat sebagai Gubernur Aceh. Tak hanya itu, Irwandi yang juga dikenal sebagai sosok yang tak banyak memu mengeluh dan meminta bantuan terhadap orang lain, apabila dirinya dapat mengerjakan hal itu sendiri.

Baca Juga : Gelar Sayembara Sepatu Pantofel, Sandiaga Uno Segera Bentuk Tim Komite!

Dia sederhana sekali selama ini. Tidak ada pemikiran atau perilaku dia yang menyalahi aturan. Bahkan dia mau langsung terjun ke lapangan,” jelasnya. Dimana sebelumnya, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf (IY) dan Bupati Bener Meriah, Ahmadi (AMD) yang dijerat dengan operasi tangkap tangan (OTT) di Aceh pada Senin, 2 Juli 2018.

WAJIB BACA :  Kritik Pedas, Fahri Hamzah Sebut KPK Cocok Jadi Kaki Tangan Kim Jong Un!

Dimana Wakil Ketua Komisi Pemberntasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan yang mengungkapkan Gubernur Aceh yang telah menerima uang sebesar Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah. “Diduga terkait fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur di Aceh dengan nilai kontrak senilai Rp1,5 miliar,” ungkap Basaria di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Diperkirakan pemberian fee tersebut yang sebagai bentuk bagian dari komitmn 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh dalam tiap proyek yang dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018.

Baca Juga : Tolak Hak Angket, Partai Demokrat Minta Jokowi Tambahkan penyidik KPK!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here