Susu Kental Manis Dinilai Kurang Sehat, hingga BPOM Turun Tangan !

0
928
susu kental manis
Susu Kental Manis Copyright©detikNEWS

Masalah Susu Kental Manis, BPOM Turun Tangan ternyata ini Kandungannya ?

Indowarta.com – Belakangan ini banyak beredar informasi mengenai masalah susu kental manis atau dikenal dengan SKM. Kono, SKM tersebut yang diduga dapat meningkatkan risiko diabetes dan juga obesitas pada anak-anak. Hal tersebut yang diakibatkan oleh pemahaman yang salah tentang SKM. Dimana SKM yang sebetulnya hanya memiliki kandungan sedikit susu, bahkan tidak mengandung susu sama sekali.

Baca Juga : BPOM Diminta Komisi IX Untuk Menarik Obat Mengandung Babi

Atas hebohnya hal tersebut, akhirnya BPOM turun tangan guna menangani kasus ini. SKM sebetulnya dinilai juga kurang menyehatkan. Sebab SKM bukanlah minuman. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM, Penny Lukito yang menyatakan alasan kenapa susu kental manis tak layak disebut susu.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: BPOM Temukan 11 Juta Butir Obat Ilegal Senilai Rp 43 Miliar!
susu kental manis
susu kental manis Copyright©okezone

Dimana berdasarkan penyidikan, SKM yang hanya memiliki kandungan lemak susu minimal 8%, protein minimal 6,5% serta tak ada kandungan susu sama sekali. Kesalah pahaman tersebut yang bisa berbahaya sebab sebagian besar orang menyamakan antara SKM dengan produk susu lain seperti susu UHT atau susu cair dan lain-lain sebagai minuman.

Padahal mengonsumsi SKM dengan berlebihan dapat memiliki dampak terhadap risiko diabetes dan juga obesitas disebabkan SKM yang memiliki kandungan kadar gula yang tinggi. Atas kekeliruan tersbeut, BPOM yang mengeluarkan Surat Edaran mengenai label dan juga iklan pada Produk Susu Kental dan juga Analognya (Kategori Pangan 01.3) pada bulan mei 2018.

Baca Juga : Diboikot BPOM, PT Pharos Akan Tarik Produk Albothyl dari Pasar!

Dimana larangan tersebut yang menyatakan dilarang untuk menampilkan anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apapun. Selain itu juga dilarang untuk menggunakan visualiasi jika produk SKM tersebut disejajarkan dengan produk susu lain sebagai penambah atau pelengkap gizi. Disamping itu, ada larangan lain yang menggunakan visualisasi gambar yang disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman.

WAJIB BACA :  Cara Membedakan Samyang Halal dan Haram!

Dan khusus untuk iklan, juga dilarang untun menayangkan pada jam tayang acara anak-anak. Nantinya, Penny yang menjelaskan bakal memberikan autran mengenai penggunaann SKM terbatas hanya sebagai pelengkap sajian minuman. Seperti sebagai topping es campur atau campuran dalam bahan kue dan juga sejenisnya.

Baca Juga : Penjelasan Resmi BPOM Soal Isu Keamanan Albothyl!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here