Kabur dengan Luka, ke Mana Pelaku Bom Pasuruan Bersembunyi ?

0
432
bom pasuruan
bom pasuruan Copyright©detik

Pelaku Bom Pasuruan Kabur dengan Luka-luka, Masyarakat tetap Waspada !

Indowarta.com – Kabar mengenai pelaku yang sekaligus sebagai pemilik bom di Pasuruan, Jawa Timur, Anwardi, yang sampai kini masih terus dikejar polisi. Dimana pelaku yang kabur dengan keadaan terluka setelah bom rakitannya meledak dirumah kontrakannya. Ledakan tersebut yang terjadi pada Kamis (5/7) sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga : Bercanda Bawa Bom di Dalam Pesawat, FN Terancam 8 Tahun Penjara

Warga setempat di Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan yang dikejutkan dengan adanya ledakan yang terdengar empat kali itu. “Pertama ledakan terjadi pukul 11.30 WIB. Setelah itu ada tiga kali ledakan susulan,” kata warga bernama Firman Andrei (35). Berdasarkan keterangan Firman, ledakan bom pertama kali terjadi di dalam rumah.

bom pasuruan
bom pasuruan Copyright©detik

Selanjutnya tiga bom yang lain meledak dihalaman rumah Saprani yang dikontrakkan. Dimana ledakan tersebut yang sempat melukai Anwardi dan juga anaknya. Setelah itu warga yang langsung membawa anak tersebut ke rumah sakit. Ankan Anwardi tersebut mulanya dibawa ke RSUD Bangil, mengetahui anaknya dibawa ke rumah sakit, Anwardi yang ingin menyusul anaknya. Tetapi sejumlah warga yang menghalanginya.

Warga menghalangi dia karena tahu yang meledak bom. Sebagian warga juga sudah lapor polisi,” kata Firman. Begitu tahu ia dihalangi oleh warga, kemudian Anwardi yang masuk ke rumah untuk mengambil tas ransel. “Ia mengancam warga dengan ransel itu. Saat itu dia meledakkan bom lagi, sebanyak 3 kali,” terangnya.

Baca Juga : Begini Kondisi Perawat Hamil yang Jadi Korban Bom Gereja Pantekosta Surabaya

Oleh seba itu, kemudian warga ketakutan dan akhirnya menjauh dan Anwardi mengambil motor dan kabur dalam kondisi terluka. Anwardi yang dikenal jarang bergaul dengan tetangga yang kini tengah diburu oleh tim Densus Polri. Disisi lain, polisi yang telah memeriksa istri Anwardi. Dan beberapa barang bukti yang ditemukan dilokasi kejadian,

Yakni berupa bom lempar aktif sampai dengan buku yang berkonten jihad turut diamankan oleh polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Di situ ada bom lempar aktif, tapi sudah diurai (petugas). Juga ada paku baru, ada gotri. Ada juga buku-buku jihad,” ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin saat jumpa pers di Mapolres Pasuruan, Jalan dr Soetomo, Bangil, Kamis (5/7/2018) malam.

Baca Juga : Otak Dari Bom Thamrin, Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here