Sandi Minta, Tak Gunakan Istilah Kecebong Vs Kampret dalam dukungan Pilpres 2019 !

0
313
Copyright©liputan6

Sandi Tuturkan, Jangan Gunakan Sebutan Kecebong Vs Kampret dalam Pilpres 2019 !

Indowarta.com – Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno yang sepakat dengan pernyataan KH Abdullah Gymnastyar atau AA Gym, yang tolak istilah ‘kecebong’ dan ‘kampret’ guna penyebutan massa pendukung tokoh politik tertentu. Dimana istlah tersebut yang muncul jelang pemilihan Pilpres 2019. “Sepakat banget sama Aa Gym, saya paling enggak suka itu. Menyebut nama-nama itu merendahkan,” kata Sandiaga di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2018).

Baca Juga : AHY atau Sandiaga Uno, Siapa yang Dipilih Probowo?

Sandiaga Uno menuturkan, istilah tersebut justru membuat citra dari demokrasi serta politik menjadi tidak sehat sehingga bakal tergelincir mengarah ke hal-hal negatif. “Saya enggak pernah menggunakan kata-kata tersebut dan itu kata-kata yang mendegradasi kita. Membuat kita tambah pesimis dan begitu kita berfikir pesimis kita berfikir negatif,” jelas Sandiaga Uno.

WAJIB BACA :  Kemesraan Jokowi dan Prabowo Saat Ambil Nomor Urut di KPU !
Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Copyright © Detik

Sandi yang meminya kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak ada lagi yang mengucapkan istilah tersebut di kemudian hari, agar menggunakan sesuatu yang baik dan benar sebagai wujud persatuan dan kesatuan bangsa. “Jadi mari gunakan kata-kata yang baik, kata-kata yang besar. Kita ingin membangkitkan semangat, kita pakai istilah-istilah yang membesarkan dan menggunakan kata Bhineka Tunggal Ika,” tegas Sandiaga.

Baca Juga : Sandiaga Uno Sebut Tidak Akan Ada Takbiran di Monas

Aa Gym dalam tausyiahnya yang meminta kepada seluruh masyarakat supaya tak menyebut istiterhadap kelompok massa pendukung tertenty, seperti dengan sebutan ‘kecebong’ dan’kampret’. Hal tersebut yang diutarakan saat mengisi acara kajian Tauhid, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu 8 Juli 2018.

WAJIB BACA :  Kemesraan Jokowi dan Prabowo Saat Ambil Nomor Urut di KPU !

Ia pun sering bertanya kepada hadirin yang ada dan untuk mengingatkan akan hal itu. Masyarakat juga mengulang apa yang diucapkan oleh Aa Gym. “Jangan memanggil orang dengan gelar buruk,” ucap masyarakat berbarengan.

Adapun istilah ‘kecebong’ dan ‘kampret’ yang muncul usai Pilpres 2014. Dimana kala itu, Joko Widodo (Jokowi) yang berhadapan dengan Prabowo Subianto. Masing-masing pendukung yang saling menyebut istilah itu ke pendukung rivalnya.

Baca Juga : Jawaban Sandiaga Uno Soal Tanah Abang yang Makin Semrawut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here