Kontroversi , Ketum Gerindra Prabowo Galang Dana Rp 10 T, Untuk Pilpres 2019 ?

0
531
Copyright©detik

Diketahui Prabowo Luncurkan Program Galang Dana Rp 10 T ?

Indowarta.com – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang meluncurkan program penggalangan dana untuk Pilpres 2019. Dimana Waketum Gerindra Arief Poyuono yang menyatakan target ‘Galang Perjuananga’ tersebut hingga Rp 10 Triliun sedangkan Waketum Ferry Juliantono yang membantahnya.

Baca Juga : SBY Melihat Cawapres Jokowi dan Prabowo Bakal Ubah Kondisi Politik !

Jadi kita targetkan penggalangan dana ini kita mendapatkan Rp 10 triliun. Nah nanti misalnya dana terkumpul itu akan jelas dilaporkan misalnya dibelikan apa. Nanti laporannya akan diaudit per tahun. Kalau misalnya DPD mau bikin kantor di daerah, nanti akan di tender. Misalnya partai kampanye, itu akan kita laporkan,” kata Arief dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (4/7/2018).

WAJIB BACA :  AHY atau Sandiaga Uno, Siapa yang Dipilih Probowo?
Prabowo
Prabowo Copyright©liputan6

Arief yang mengungkapkan dana tersebut bakal disimpan di rekening partai dan dikelola secara transparan. Arief mengatakan dana itu tidak hanya untuk Pilpres saja namun juga untuk daerah. “Ya kepada daerah juga salah satunya selain Pilpres. Jadi kalau ada calon kepala daerah berkampanye jadi partai yang membiayai,” jawab Arief

Pendapat lain mengenai besaran dana yang diutarakan oleh Waketum Gerindra lainnya, Ferry Juliantono. Dimana Fery yang menyebut tidak ada target dalam program penggalangan dana tersebut. “Nggak ada target dalam crowdfunding tersebut. Itu kan partisipasi masyarakat yang bersimpati terhadap perjuangan kami,” kata Ferry.

Baca Juga : Ditanya Pilih Jokowi atau Prabowo, Ini Jawaban Abraham Samad !

Dia menegaskan, kalau sumbangan tersebut tak dapat dipaksakan. Ferry menjelaskan Gerindra bakal menerima sumbangan masyarakat seikhlasnya. “Iya nggak bisa dibatasi. Seikhlasnya, kan namanya juga perjuangan,” tutur Ferry. Alhasil, sejumlah kritip yang mulai muncul dari beberapa parpol mengenai target penggalangan dana Rp 10 triliun yang dianggap terlalu besar.

WAJIB BACA :  Jokowi Akan Tetap Gandeng JK di Pilpres 2019?

Diantaranya dari Golkar, PKB, NasDem dan PPP. Sementara untuk partai koalisi pemerintah menyebut target tersebut terlalu besar dan bakal membebani masyarakat. Partai NasDem yang menyebut target tersebut kontraproduksit dengan kritik yang selama ini diutarakan oleh Gerindra.

“Jika kita bilang sekarang hidup susah, pengangguran banyak, rakyat makin miskin, kenapa malah minta sumbangan pada rakyat? Bukannya itu artinya malah menyusahkan rakyat? Kontraproduktif!” ujar Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago kepada wartawan.

Baca Juga : AHY Disebut Bakal Jadi Cawapres, Lantas Apa Kata Prabowo ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here