PKS Belum Sepaham dengan Prabowo, Jika Berkaca pada Pilkada DKI 2017 !

0
682
Copyright©liputan6

PKS Belum Setuju Usung Prabowo sebab Melihat pada Pilkada DKI 2017 !

Indowarta.com – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzammil Yusuf yang menyebut jika partainya masih belum sepakat untuk berkoalisi dengan Gerindra dan PAN guna mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi Capres 2019. Konon, kala itu semua parpol yang masih membuka ruang untuk berkoalisi.

Baca Juga : SBY-Prabowo Bakal Bertemu pada 18 Juli, Bahas Pilpres 2019 !

“Semua partai kan masih berdialog ya membuka dialog ke semua partai lainnya. Saya kira itu biasa dalam pilpres. Jangankan pilpres, pilkada saja sampai last minutes,” kata Muzammil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/7/2018).

WAJIB BACA :  Erwin Aksa Beberkan Penyebab Sandiaga Pucat saat Deklarasi Kemenangan Prabowo !

Dia melihat, pada Pilgud DKI Jakarta 2017 silam, Gerindra dan PKS yang mengusung pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di injury time. “Pak Anies-Sandi itu kan sampai last minutes atau di menit-menit terakhir. Apalagi Pilpres. Jadi wajar kalau pimpinan partai bertemu dengan siapa saja dan kemudian sampai saat ini masih membuka kemungkinan ya. Itu biasa, enggak ada yang istimewa,” ujar Muzammil.

Copyright©liputan6

“Jadi saya beri perumpamaan kalau Pilkada DKI saja sampai last minutes hari terakhir itu betul-betul hari terakhir. Itu untuk DKI, apalagi untuk RI. Kan itu aja perumpamaannya,” imbuh dia.

PKS yang telah mempertimbangkan dalam berbagai faktor serta menebak tokoh pemimpin batu yang diinginkan publik. Dan melihat kekompakan koalisi guna mengusung pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019.

WAJIB BACA :  Puan Maharani Klaim Akan Segera Bertemu dengan Prabowo Subianto

Baca Juga : Terungkap, Ada Sosok Rahasia Perusak Hubungan antara Amien Rais – Prabowo !

Pertama, pertimbangan publik kepada calon, lalu kesiapan koalisi yang lebih besar, kan enggak mudah membuat koalisi yang lebih besar. Siapa pun karena rata-rata partai kan menginginkan ada calon dari partainya kan,” tutur Muzammil.

Dia kembali menegaskan, kala itu tiap parpol yang memiliki aspirasi guna menjadikan kadernya sebagai cawapres, bahkan capres. “Gerindra punya aspirasi, PKS punya aspirasi, PAN punya aspirasi. Nanti kita lihat, saya kira memang pencapresan ini kemungkinan akan last minutes itu. Termasuk nanti kementerian, yang menarik seperti apa,” ucap Muzammil.

Lain halnya, opsi guna mengusung tokoh lain yang juga masih terbuka. Gerindra dan PAN, Muzammil yang berharap jika parpol lain yang turut bergabung antara lain Demokrat. Karena semakin penuh koalisi mesin partai maka bakal mantap untuk memenangkan calon presiden.

Baca Juga : Usulkan Prabowo Jadi King Maker, PAN Justru Sarankan Anies-Gatot di Pilpres 2019 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here