Gempa 5,5 Guncang Sebagain Wilayah Jatim, Warga Panik !

0
307
Copyright©liputan6

Malang Diguncang Gempa 5,5, Warga Sempat Kaget !

Indowarta.comGempa bumi tektonik magnitudo 5,5 yang terjadi di laut selatan Kabupaten Malang, Kamis (19/7/2018), sekitar pukul 19.23 WIB. Dimana gempa tersebut yang mengguncang beberapa daerah di Jawa Timur, terutama di Kabupaten Malang merupakan daerah yang paling dekat dengan episenter gempa.

Baca Juga : Gempa Bumi Guncang Wilayah Selatan Pulau Jawa, Peringatan Tsunami Dihentikan!

Simon Alfredo Aswad merupakan salah satu warga di Desa Kebonagung, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang yang juga turut merasakan adanya guncangan ketika gempa terjadi. Dia mengatakan sempat kaget sebab tiba-tiba lampu serta jendela rumahnya ikut bergerak sendiri.

Saya sedang duduk di dekat jendela. Lihat lampu dan jendela kok goyang. Adik-adik saya pada kaget,” katanya kepada Kompas.

Copyright©kompas

Kepala BMKG Karangkates, Kabupaten Malang, Musripan yang menyebutkan, analisis pertama yang menunjukkan adanya kekuatan gempa magnitudo 5,8. Tetapi setelah diadakan pengukuran, gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,5. Episenter gempa yang berada pada koordinat 9,8 lintang selatan dan 112,72 bujur timur.

Tepatnya berada di laut yakni dengan jarak 184 kilometer arah selatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada kedalaman 46 kilometer.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi dangkal ini diakibatkan aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempang Eurasia,” katanya saat dihubungi Kompas. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa bumi ini dibangkitkan dengan mekanisme pergerakan sumber jenis sesar naik (thrust fault),” jelasnya.

Musripan yang menyatakan, gempa tersebut hingga menyebabkan keguncangan di beberapa daerah, seperti di Kabupaten dan Kota Malang, Kediri, Blitar, Pasuruan dan Denpasar Bali. Walaupun begitu, hingga kini belum ada laporan mengenai kerusakan atas guncangan itu.

Baca Juga : Gempa Bumi 5,2 SR Guncang Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami!

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan, gempa bumi tidak berpotensi tsunami,” ungkapnya.

Disamping itu, juga terdapat gempa susulan pasca gempa tersebut. hingga pukul 19.52 WIB, telah terjadi lima kali gempa susulan atau aftershock. Sementara untuk foreshock atau gempa yang bakal terjadi sebelum gempa utama terjadi sebanyak dua kali.

Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” jelasnya.

Baca Juga : Pakar Geologi Sebut Tahun Depan Bakalan Banyak Terjadi Gempa Bumi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here