AHY Kritik JK, Sebab Ingin jadi Wapres untuk Ketiga Kalinya !

0
2817
Copyright©kompas

Ingin jadi Wapres untuk Ketiga Kalinya, JK Dikritik AHY !

Indowarta.com – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah mengkritik Jusuf Kalla sebab masih berniat untuk maju menjadi wakil presiden untuk ketiga kalinya. Dimana, aturan yang membatasi presiden dan wakil presiden hanya dapat menjabat dua kali sudah tepat.

Baca Juga : AHY Disebut Bakal Jadi Cawapres, Lantas Apa Kata Prabowo ?

Hal tersebut untuk mencegah terjadinya kekuasaan yang tanpa batas. “Jika kepemimpinan yang berlangung terlalu lama bisa saja terjadi penurunan dalam peforma, termasuk juga dalam integritas dan sebagainya,” kata AHY dalam silaturahmi dengan media di Jakarta, Sabtu (21/7/2018).

AHY
AHY Copyright©kompas

Disini AHY yang menyatakan, pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden tak hanya ada di Indonesia, namun juga dinegara lain yang menganut prinsip demokrasi. Seperti di Amerika Serikat, jabatan presiden dan wapres yang dibatasi hanya empat tahun untuk dua kali masa jabatan.

WAJIB BACA :  Pertemuan Jokowi-Prabowo Dipercaya Mampu Cairkan Suasana Pilpres 2019 !

Tentu ada yang berpendapat kalau masih oke kenapa tidak dilanjutkan. Tetapi juga harus dimaknai keniscayaan sebuah bangsa adalah terjadinya regenerasi yang diciptakan dengan matang,” kata putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ini.

AHY yang mengutip perkataan dari founding fathers Bung Hatta. Menurut AHY, Wakil Presiden pertama RI tersebut yang pernah mengatakan jika pemimpin terbaik ialah yang menyiakan penggantinya. “Ingat setiap zaman membutuhkan pemimpinnya sendiri, oleh karena itu saya lebih cenderung marilah sebagai bangsa lebih banyak berpikir bagaimana melakukan regenarsi yang baik, bagaimana melakukan penyiapan terhadap generasi penerus kita,” ucap dia.

Kalla yang telah dua kali menjabat sebagai wapres, yaitu ketika mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan berpasangan dengan Presiden Joko Widodo saat ini. Ia mengaku bersedua untuk mendampingi Jokowi kembali dalam Pemilu Presiden 2019 asalkan undang-undang memperbolehkan.

WAJIB BACA :  Usai Gagal Jadi Cawapres, Yenny Wahid Dukung Pilihan Mahfud MD !

Baca Juga : AHY atau Sandiaga Uno, Siapa yang Dipilih Probowo?

Demi bangsa dan negara. Ini kita tidak bicara pribadi saja. Bicara tentang bangsa ke depan,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Hal tersebut yang diungkapkan Kalla usai Partai Perindo menggugat syarat untuk menjadi presiden dan wakil presiden dalam pasa 169 huruf n Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yakni tentang Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Perindo yang beranggapan, pasal tersebut yang bertentangan dengan pasal 7 UUD 1945.

Dimana Perindo yang meminta aturan guna membatasi masa jabatan presiden dan wapres maksimal dua periode itu dan hanya berlaku jika presiden dan wapres tersebut menjabat secara berturut-turut. Sehingga, JK yang telah dua kali menjabat sebagai wapres tetapi tidak berturut-turut dapat kembali unutk mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

Baca Juga : Lebih Matang, AHY Dianggap Lebih Tepat Diusung SBY pada Pilpres 2024 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here