Bikin Geger, Kelas Poligami Nasional #2019tambahistri !

0
209
Copyright©okezone

Viral Kelas Poligami Nasional, Ormas Perempuan minta Tak Hanya Sah, Tapi juga Adil !

Indowarta.com – Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiah, Diyah Puspitarini yang mengajak kepada semua pihak untuk mengkritisi Kelas Poligami Nasional yang bakal diadakan oleh Forum Poligami Indonesia. ia mengutarakan supaya poligami tak disalahartikan untuk praktik yang menyimpang. Hal tersebut yang diungkapkan oleh Diyah

Baca Juga : Kabar Mr Bean Meninggal Hoax, Jangan Klik Berita Rowan Atkinson Wafat,…

Menanggapi hadirnya kelas poligami nasional. Dimana biaya untuk mengikuti kelas ini mencapai Rp3,5 juta, diskon 50 persen untuk yang telah memiliki satu istri dan gratis kaus #2019tambahistri.

Copyright©okezone

Saya pribadi mengajak seluruh pihak, terlebih ormas-ormas dan masyarakat untuk mengkritisi hal-hal demikian atau bahkan mengingatkan agar tidak terjadi kesalahan tafsir dan pemikiran,” kata Diyah saat dihubungi Okezone, Sabtu (21/7/2018).

Ia menegaskan, pihaknya yang mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak mempunyai pemahaman yang menyimpang tentang poligami.

Kami di Nasyiatul Aisyiyah juga senantiasa mengajak masyarakat secara luas untuk lebih memahami poligami dengan saksama, terutama jika ada praktik-praktik yang menyimpang,” sambung dia.

Diyah yang menjelaskan faktor ramainya kelas poligami yang diadakan oleh komunitas atau lembaga tertentu. Menurutnya, ini bisa terjadi sebab adanya ketidak pahaman mengenai supremasi pernikahan. Sehingga, dalam tingkatan tertentu, pemahaman mengenai poligami diartikan secara tekstual saja, baik oleh laki-laki ataupun perempuan.

Baca Juga : Peringati 100 Tahun Hari Lahir Nelson Mandela, Pemimpin Inspiratif !

Poligami tidak hanya persoalan keabsahan saja, tapi dalam Alquran jelas dituntut keadilannya,” jelasnya. Diyah yang berasumsi, jika pihak-pihak yang mengikuti kelas poligami atau komunitas yang seperti ini, umumnya adalah mereka yang juga memahami poligami secara tekstual.

Ada indikasi, era disrupsi yang mengubah kondisi masyarakat sangat cepat dengan berbagai aspek, membuat orang memudahkan urusan poligami dan bahkan bersedia secara terang-terangan untuk dipoligami,” ucap dia.

Disamping itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Sodik Mudjahid, yang mengkritisi kelas yang dibesut oleh Forum Poligami Indonesia itu. Menurutnya, poligami sebagai hal yang juga harus dipahami dan didalami mengenai makna dasarnya sebagaimana ajaran Islam. Berpoligami, ungkap Sodik, bukanlah hal yang mudah seperti membalikkan tangan.

Baca Juga : Babi Hutan Ngamuk, Terkam Guru Ngaji hingga Tewas Diduga Kelaparan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here