Polri Tanggapi soal Video hoax Jenazah Imam Samudra !

0
511
Copyright©kompas

Inilah Penjelasan Polri soal Video hoaks Jenazah Imam Samudra !

Indowarta.com – Dalam beberapa waktu yang lalu beredar video yang menampilkan jenazah dari pelaku aksi terorisme Bom Bali 1, Imam Samudra, yang masih dalam keadaan utuh. Dimana Mabes Polri yang menyatakan jika video tersebut hoaks. Mabes Polri yang menyatakan, orang yang ada dalam video tersebut bukanlah Imam Samudra,

Baca Juga : Sandi Minta Sopir Ojek Online Tak Demo Saat Asian Game Berlangsung…

Namun narapidana terorisme di Rutan Gunung Sindur, Yaser bin Thamrin yang telah meninggal dunia di RSUD Tangerang Selatan pada Selasa 17/7/2018). “Itu video dari Yaser bin Tamrin, napi teroris di Gunung Sindur,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (23/7/2018).

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jerman Siap Pertimbangkan RUU Hoax dan Akan Kenai Denda Kepada FB Dkk?
Copyright©faktanews

Iqbal yang lantas menceritakan kronologi atas meninggalnya Yaser. Berawal pada 26 Juni 2018, ketika yaser yang mengeluhkan perutnya terasa panas, muntah dan lemas, sehingga tim medis memberikan obat. Lantas selanjutnya pada 4 Juli 2018 Yaser yang kembali mengeluh keram pada bagian perut dan muntah, sehingga dirawat kembali dan diberikan obat.

Baca Juga : Bikin Geger, Kelas Poligami Nasional #2019tambahistri !

Lewat CCTV, pada Minggu (15/7/2018) dini hari yang dilaporkan jika tak ada aktivitas sama sekali dari Yaser dalam beberapa jam sebelumnya, dengan begitu petugas rutan kembali mengecek kondisinya. Setelah didapati kondisi Yaser lemas, lantas dipindahkan ke poliklinik supaya diberikan tindakan medis. Dari hasil pemeriksaan perawat menunjukkan kondisi umum apatis dan tensi yang tidak teraba lantas dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: FB Mulai Perkenalkan Fitur Penangkal Hoax!

Setelah berada di IGD RSUD, Yaser yang ditangani oleh dokter kemudian kondisinya dinyatakan sudah cukup membaik. Kemudian Yaser diperbolehkan dibawa kembali ke rutan untuk menjalani rawat inpad di poliklinik rutan. Di hari Selasa (17/7) sore, perawat yang kembali memeriksa kondisi Yaser yang masih sadar dan mau makan,

Namun pada pukul 18.30 WIB tahanan itu kondisinya terlihat pucat, napasnya pendek dan tidak sadar. Kemudian Yaser yang kembali dibawa ke RSUD Tangerang Selatan, dan selanjutnya pada pukul 19.45 WIB, yaser yang dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Baca Juga : Setelah OTT di Lapas Sukamiskin, Penjara Seluruh Indonesia bakal Digeledah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here