Din Syamsuddin Nilai, Capres Jokowi atau Prabowo Semua Baik untuk Islam !

0
610
Copyright©viva

Din Syamsuddin: Dua Tokoh Jokowi atau Prabowo Semua Baik untuk Islam !

Indowarta.com – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin yang meminta kepada umat Islam di Indonesia untuk menyikapi dinamika politik pemilihan presiden yakni dengan niat yang baik, dengan pikiran yang cerdas serta hati yang jernih.

Karena Pilpres sebuah ajang untuk memilih pemimpin yang akan memimpin kehidupan bangsa maka diharapkan pula bisa membawa aspirasi umat islam,” kata Din Syamsuddin di Malang, Jumat, 3 Agustus 2018.

Baca Juga : Profil 3 Calon Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK), dan Aziz Syamsuddin!

Din Syamsuddin yang mengingatkan, kepada umat Islam tidak boleh terjebak pada penilaian hitam dan putih para calon presiden. Ia menuturkan semua calon presiden yang akan maju mempunyai sisi positif dan negatif.

WAJIB BACA :  Terkait Hasil Ijtima Ulama III, Prabowo Subianto Tegaskan Hal Ini !
Demo 2 Desember
Copyright©liputan6

Pesan saya dalam menyikapi proses politik jangan terjebak pada hitam putih. Apalagi yang putih belum tentu putih yang hitam belum tentu hitam. Lihatlah segala sesuatu dalam keutuhannya, dia ada sisi positif dan negatif ada sisi putih ada sisi hitam,” ujar Din Syamsuddin.

Kali ini baru ada dua tokoh politik yang dapat dipastikan bakal bertarung di Pilpres 2019 nanti, yaitu Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Menurut penilaian Din Syamsuddin dua figur calon pemimpin tersebut yang merupakan sosok yang sama-sama mengandung kebaikan bagi negara dan Islam.

Baca Juga : Alasan Din Syamsudin Tak Ikut Acara Reuni Alumni 212!

Saya pribadi lihat dari dua kubu pasangan capres-cawapres yang ada yaitu pak Jokowi dan Pak Prabowo sama-sama mengandung potensi kebaikan bangsa, Islam dan umat Islam. Saya tidak sepakat kalau dilihat dari hitam dan putih atau seolah-olah ada yang hitam ada yang putih,” papar Din Syamsuddin.

WAJIB BACA :  Survei Roy Morgan: Jokowi Raup 58 Persen, Prabowo 42 Persen !

Disamping itu, Din Syamsuddin yang berharap kepada para ulama dapat memberikan pencerahan kepada umat Islam jika terjadi ijtihad yang berbeda di antara ulama. Menurutnya ijtihad yang berbeda di kalangan ulama dinilai sebagai hal yang wajar.

“Jika ada ijtihad yang berbeda itu biasa saja. Baik di kalangan manapun pasti ada perbedaan pendapat. Ulama tertentu cenderung ke A ulama tertentu cenderung ke B itu sangat wajar yang penting jangan berkonflik. Pesan saya jangan sampai memberikan penilaian yang absolut apalagi yang bersifat menghakimi.”

Baca Juga : Jusuf Kalla Ingatkan Jokowi, Untuk Tambah Suara 15% di Pilpres 2019 !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here