Hingga pagi Ini, Lombok Diguncang 124 kali Gempa Susulan !

0
283
Copyright©cnnindonesia

Lombok Sudah 124 Kali Gempa Susulan, Hingga Senin Pagi !

Indowarta.com – Sebanyak 124 gempa susulan yang terjadi setelah gempa berkekuatan 7 Skala Richter menggoyang kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8).

Update Gempa Bumi Lombok M (Magnitudo) 7 sampai pukul 06.00 WIB, Senin (6/8) tercatat sebanyak 124 gempa bumi susulan,” ujar Kepala Bagian Humas BMKG Harry Tirto Djatmiko melalui keterangan yang diterima CNNIndonesia.com.

Baca Juga : Hari ini, Presiden Jokowi Sambangi Lokasi Gempa di NTB !

BMKG yang telah melaporkan jika gempa 7 SR tersebut merupakan gempa utama (main shock) dari sejumlah rangkaian gempa sebelumnya. Dimana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah mencatat hingga pukul 02.30 WITA jumlah korban meninggal akibat adanya gempa berkekuatan 7 skala richter yang menggoyang Lombok mencapai 82 orang.

WAJIB BACA :  Berita Hari Ini: Gempa Bumi 4,2 SR Getarkan Pulau Sumba NTT, Intensitas Meningkat Beruntun !!
Copyright©cnnindonesia

Adapun gempa yang mengguncang pada Minggu (5/8) sekitar pukul 18.00 WITA dimana hal tersebut telah menyebabkan adanya ratusan orang luka-luka serta ribuan rumah mengalami kerusakan.

Ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com.

Sementara untuk lokasi yang paling parah terkena guncangan gempa yakni Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram. Dari hasil keterangan dari BPBD Provinsi NTB, dari 82 orang yang meninggal dunia, dimana korban yang berasal dari Kabupaten Lombok Utara sebanyak 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang serta Lombok Timur 2 orang.

WAJIB BACA :  Isu Hoaks Gempa Susulan Bermagnitudo 7.5!

Baca Juga : Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 3,6 SR Guncang Lombok Utara !

Sebagian besar korban meninggal terkena reruntuhan bangunan yang roboh. “Korban luka-luka banyak yang dirawat di luar puskesmas dan rumah sakit karena kondisi bangunan yang rusak. Selain itu gempa susulan terus berlangsung,” ujar Sutopo.

Kondisi panik yang telah diceritakan oleh anggota Tim Reaksi Cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (TRC BNPB) Kabupaten Lombok Utara, Sauki. Yang telah mengungkapkan masyarakat yang berduyung-duyung ke bukti sesaat kabar tsunami beredar. Sementara Andri Priatna yang merupakan salah satu warta Gili Trawangan juga mengatakan hal serupa.

Warga serta turit yang melarikan diri ke atas Bukit sebab adanya potensi tsunami. “Suasana langsung kacau. Semua warga dan turis langsung naik ke atas bukit,” ujar Andi.

Baca Juga : Gempa 5,5 Guncang Sebagain Wilayah Jatim, Warga Panik !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here