Gempa 7 SR Guncang Lombok, Tuan Guru Bajang Minta Warga tak Panik !

0
339
Copyright©viva

Tuan Guru Bajang Tinjau Lokasi Gempa di Lombok !

Indowarta.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi yang akrab dipanggil dengan panggilan Tuan Guru Bajang yang telah berada di Kota Mataram ketika gempa besar melanda daerahnya. Dimana kekuatan gempa yang mencapai 7 SR tersebut yang terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga : Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 3,6 SR Guncang Lombok Utara !

Terasa keras sekali guncangannya, dan dalam waktu cukup lama,” kata TGB dalam perbincangan dengan tvOne, Senin pagi 6 Agustus 2018.

TGB yang pagi ini tengah berada di RSUD Tanjung, Lombok Utara, yang menyatakan, saking kerasnya, tak sedikit warga yang tak sadar telah terjadi gempa. “Sampai tiba-tiba menimpa (reruntuhan), karena tidak ada gempa kecil sebelumnya. Langsung keras,” ujar dia.

WAJIB BACA :  Bocah 4 Tahun Peringatkan Sebelum Gempa Besar Guncang Lombok !
Copyright©cnnindonesia

Setelah terjadinya gempa, ia yang langsung melakukan koordinasi dan menuju Lombok Utara, dimana lokasi yang paling parah terkena dampat dari gempa itu. “Saya tiba jam 1 malam, lewat jalan utama yang masih tersambung dengan Mataram, tapi harus hati-hati karena banyak batu besar yang menghalangi jalan,” katanya.

Ia pun yang menuju RSUD Tanjung, Lombok Utara dan menemui sarana dan prasarana rumah sakit yang hancur yang mana pasien dievakuasi ke tenda darurat yang dibangun oleh TNI. Adapun gempa besar tersebut terjadi usai TGB memperpanjang tanggap darurat setelah adanya gempa pada 29 Juli 2018 lalu. Dimana tanggap darurat yang berlaku sampai dengan tujuh hari ke depan.

WAJIB BACA :  Gempa Lombok, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 460 Orang !

Baca Juga : Gempa Bumi Guncang Wilayah Selatan Pulau Jawa, Peringatan Tsunami Dihentikan!

Karena paska gempa sebelumnya kondisi belum pulih, diperpanjang lagi tiga hari, tapi baru sehari sudah ada gempa lagi,” katanya. Hal tersebut sebagai upaya untuk penyelamatan warga yakni dengan melakukan penyisiran. Sampai dengan detik ini tak sedikit warga yang berada di perbukitan sebab peringatan tsunami paska gempa.

“Saya yakin siang ini akan kembali kecuali rumahnya hancur,” kata dia.

Sementara bagi warga yang tertimbun dievakuasi melalui cara manual ataupun penggunaan alat. Hingga kini, masih belum ada kendala yang berarti, pungkasnya. Sedangkan untuk turis asing yang tengah berada di Lombok, masih belum ada laporan yang spesifik ada yang menjadi korban, tandasnya.

Baca Juga : Gempa Bumi 5,2 SR Guncang Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here