Pernyataan Jokowi Dianggap Mendorong Kekerasan, Jubir Beri Tanggapan !

0
2330
Copyright©tempo

Pernyataan Jokowi Dinilai Provokatif, Begini Tanggapan Istana !

Indowarta.com – Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi yang telah membantah adanya tudingan ihwal mengenai pernyayaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dinilai bernada provokatif ketika memberikan arahan dalam acara relawan Pro Jokowi (Projo) di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 4 Agustus 2018.

Baca Juga : Din Syamsuddin Nilai, Capres Jokowi atau Prabowo Semua Baik untuk Islam !

Saya kira yang disampaikan Pak Jokowi itu hanya kiasan. Berantem jangan dikaitkan secara fisik saja. Maksudnya itu, kita tidak boleh memfitnah, tidak boleh mengeluarkan ujaran kebencian, tapi kita harus siap menghadapinya,” ujar Johan saat ditemui di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Ahad, 5 Agustus 2018.

WAJIB BACA :  Inilah Penampakan Dua Kuda Sandalwood yang Dilaporkan Oleh Jokowi Ke KPK!
Copyright©kompas

Johan yang menyatakan jika hal tersebut untuk menanggapi pernyataan anggota Badan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat Parati Gerindra Andre Rosiade. Dalam pernyataannya, Andre yang menganggap jika pernyataan Jokowi tersebut bisa menimbulkan kekerasan. “Gerindra menyayangkan arahan Jokowi yang meminta relawannya berani jika diajak berantem,” kata Andre dalam pesan singkat yang diterima Tempo, Ahad.

Dalam acara rapat umum relawan di Bogor tersebut, Jokowi yang meminta kepada pendukungnya untuk tidak memulai permusuhan, memfitnah, mencela, dan menjelekkan orang lain. “Tapi, kalau diajak berantem juga berani,” kata Jokowi.

Baca Juga : Jika Tidak Disetujui oleh Para Kiai, Bisa Saja PKB Tidak Usung Jokowi !

Dimana pertemuan dengan relawan tersebut, Jokowi yang meminta kepada mereka untuk bekerja lebih keras dibandingkan dengan kubu sebelah dalam pemilihan presiden 2019. “Saya minta kepada relawan kerja keras. Kalau di sana militan, di sini harus lebih militan. Kalau di sana kerja keras, di sini harus lebih kerja keras lagi. Kalau di sana bersatu, di sini kita harus lebih bersatu lagi,” ucapnya.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Jubir Jokowi Tegaskan Kasus Antasari Azhar Dan SBY Tak Ada Kaitanya dengan Presiden !

Menurut keterangan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, dimana pernyataan Jokowi tersebut yang dinilai tidak ada yang berlebihan. Tambah dia, Presiden hanya mendorong semangat relawan untuk lebih militan. “Pernyataan Presiden, menurut kami, tepat dan bagus untuk memompa daya juang di tengah maraknya hoax dan fitnah dengan data-data palsu,” tuturnya.

Baca Juga : Setelah Bertemu Sekjen Parpol, Jokowi Jenguk Kahiyang yang akan Melahirkan !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here