Bocah 4 Tahun Peringatkan Sebelum Gempa Besar Guncang Lombok !

0
32869
Copyright©liputan6

Sebelum Gempa Besar Melanda Lombok, Bocah 4 Tahun ini Beri Peringatan !

Indowarta.com – Warga yang baru saja lepas dar trauma saat gempa 7 Skala Richter kembali mengguncang Lombok, pada Minggu petang, 5 Agustus 2019. Dimana gempa besar yang tepat seminggu, usai gempa besar pertama, 6,4 SR yang telah mengguncang Lombok juga pada hari Minggu juga.

Baca Juga : Bencana Gempa Bumi Berkekuatan 3,6 SR Guncang Lombok Utara !

Lantas, seorang warga yang tinggal di bawah Gunung Rinjani, Desa Montong Betok, Lombok Timur yang menceritakan, sebelum gempa dahsyat 7 SR melanda bumi Lombok, ada seorang bocah berusia sekitar 4 tahun yang telah memperingatkan jika bakal ada sesuatu yang lebih besar bakal datang. Konon bocah perempuan tersebut

Copyright©cnnindonesia

Yang tinggal bersama dengan kakek-neneknya, yang dianggap oleh warta setempat sangat ditokohkan dan juga dihormati.

Kakek neneknya orang ‘pintar’, ditokohkan di sini. Anak itu ngomong ke kakek-neneknya ‘sesuatu yang besar akan datang’, kita disuruh berjaga-jaga,” ujar warga bernama Zaenal kepada Liputan6.com, Selasa (7/8/2018).

Dimana si anak tersebut yang menyatakan, jika sesuatu yang dianggap oleh warga sebagai bencana bakal datang pada malam Sabtu. Lantas warga yang mengetahui informasi tersebut pun berjaga-jaga. Semalaman mereka berjaga. “Kita semua di kampung ini berjaga-jaga, tidak ada yang berani tidur,” ungkap bapak satu anak ini.

Tetapi, pada malam yang dikatakan ternyata tidak terjadi apa-apa, dimana juga tidak ada gempa. Lantas warga yang menjadi lega dan tidak lagi berjaga. Namun pada hari Minggu, 5 Agustus 2018, tiba-tiba bocah perempuan tersebut keluar rumah seraya terus menatap langit.

Baca Juga : Gempa Bumi Guncang Wilayah Selatan Pulau Jawa, Peringatan Tsunami Dihentikan!

Tidak ada yang tahu kenapa anak itu terus melihat langit,” ucap Zaenal. Warga yang tidak berpikir macam-macam tidak menganggap itu sebagai pertanda.

Ketika malam mulai datang, warga di desa tersebut yang tinggal dirumah masing-masing dan juga melakukan aktivitas normal seperti hari-hari biasanya. Tiba-tiba saja setelah shalat Isya, bumi berguncang keras dan lama. sehingga warga ketakutan, berteriak panik sambil berlarian keluar rumah, tak peduli menerobos derasnya hujan,

Yang tanpa memikirkan angin dingin yang menusuk tulang. Para warga berlarian untuk menyelamatkan diri hanya dengan pakaian seadanya yang menempel di badan, tanpa mengingat apa-apa, kecuali anak serta anggota keluarga yang berada dekat mereka.

Baca Juga : Gempa Bumi 5,2 SR Guncang Sukabumi, Tidak Berpotensi Tsunami!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here