Viral, Kisah Bocah Panjat Tiang Bendera saat Upacara, Sayang Nasib Resa Tak Seperti Joni !

0
877
Copyright©tribunnews

Meski Lakukan Aksi Panjat Tiang Bendera saat Upacara, Nasib Resa Tak Seindah Joni,  Warganet Bereaksi !

Indowarta.com – Beberapa hari belum lama ini, nama Yohanes Gama Marscal Lau (13) alias Joni yang telah menjadi perbincangan hangat publik Indonesia. dimana aksi heroiknya yang memanjat tiang bendera ketika upacara HUT kemerdekaan Indonesia di Atambau, Belu, NTT, Jumat (17/8/2018), sehingga membuat Joni yang dibanjiri pujian.

Berita Lain : Viral, Pawai Anak-anak TK Bercadar dan Bawa Senjata di Probolinggo !

Ia yang diberikan berbagai hadiah, entah itu berupa barang atau beasiswa pendidikan. Bocah kelas VII SMPN Silawan, Belu, NTT tersebut yang diundang oleh Menpora Imam Nahrawi terbang ke Jakarta. Dimana ia yang diajak menonton pembukaan Asian Games 2018 dan juga bakal berkesempatan untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

WAJIB BACA :  Fenomena Gunung Semeru ‘Bertopi’ Awan, Begini Penjelasannya !
Copyright©tribunnews

Ditengah viralnya pemberitaan mengenai Joni, di media sosial yang muncul kisah lain dari seorang bocah yang juga disebut-sebut lebih dulu memanjat tiang bendera. Sama seperti Joni, bocah tersebut yang diketahui nekat untuk memanjat tiang bendera guna mengambil tali bendera yang terlepas. Seperti yang dilansir oleh TribunJabar dari Nakita,

Dimana bocah tersebut yang diketahui berasal dari daerah perbatasan Indonesia di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Dia yang bernama Resa Mangar. Adapun aksi heroiknya Resa yang tak dilakukan saat upacara HUT kemerdekaan ke-73 RI, namun beberapa bulan sebelumnya. Yakni tepatnya pada saat upacara HUT ke-14 Kabupaten Kepulauan Aru pada 18 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Viral Air Laut Terbelah Dua di Selat Madura, Begini Penjelasan Pakar !

Dari hasil laporan Nakita yang dikutip dari media lokal Kepulauan Maluku, Lelemuku, dimana aksi heroik Resa yang kala itu tidak seviral Joni di NTT. Dikatakan jika Resa Mangar yang hanya mendapat perlakuan biasa saja, yakni disalami oleh dua pejabat yaitu Sekda Aru Sekda Aru, Drs. Moh Djumpa dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, M.H. Madubun.

Jika dilihat, nasib Resa Mangar yang menang jauh berbeda dengan yang diperlakukan oleh Joni. Hal tersebut yang akhirnya membuat warganet bereaksi.

Berita Lain : Setelah Aksinya Panjat Tiang Bendera Viral, Johny Gala Dapat Hadiah Istimewa, Apa Saja ?

Pemerintah daerah harus perhatikan hal semacam ini, inilah yang menunjukkan anak yang baik…..,” komentar pemilik Facebook Herlina Salhuteru.

WAJIB BACA :  Heboh di Pontianak, Jenazah Berkain Kafan Muncul Ke Permukaan Makam!

Pemilik akun Petrus Lily menulis, “Niat baik kedua anak bangsa Reza dan Joni adalah mulia dan tentu negara akan memberikan perhatian. Namun tentu bagaimana upaya pihak pejabatdaerah dalam menyikapi. Agar tidak terkesan adnya ketidakadilan atau diskriminasi, dan juga tidak menyalahkan satu dengan yang lainnya. Karena niat mereka yang spontan adalah bukti kepedulian yang patut disanjung.”

Mudah mudahan ada perhatian pemerintah setempat yang menyaksikan scra langsung ,.,, ttp semangat adx reza……,” komentar pemilik akun Ratna Juita.

Berita Lain : Viral, Kisah Cinta Siswa SMA pada Guru, Akhirnya Menikah di Pelaminan, Muridku Suamiku !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here