Rincian Uang Grativikasi Zumi Zola Saat Menjabat Jadi Gubernur Jambi!

0
982
Zumi Zola
Copyright©tribunnews

Grativikasi Zumi Zola Saat Menjadi Gubernur Jambi Digunakan Untuk Ini!

Indowarta.com – Mantan publik figur Zumi Zola saat ini menjadi Gubernur Jambi nonaktif lantaran didakwa telah menerima gratifikasi senilai Rp 40.477 miliar ditambah dengan US$ 177.3 ribu dan $Sing 100 ribu semenjak Februari 2016 hingga September 2017 lalu. Diketahui uang tersebut diterima oleh Zumi dari beberapa proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi yang akhirnya menyeretnya menjadi terdakwa kasus gratifikasi.

Sidang perdana terdakwa Gubernur Jambi non aktif yakni Zumi Zola digelar pada Kamus, 23 Agustus 2018 kemarin dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi), Jakarta. Jaksa penuntut umum KPK mendakwa Zumi menerima dana gratifikasi senilai Rp 40.44 miliar dan USD 177.300 atau setara Rp 2.5 miliar.

Baca Juga Sudah Digeledah Polisi, Najib Razak Akan Segera Dibui?

Dalam surat dakwaan yang dibaca oleh jaksa KPK pada Kamis (23/8) kemarin, uang tersebut dipergunakan oleh Zumi Zola untuk berbagai keperluan mulai dari urusan politik di Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusung dirinya, kampanye Zumi Laza yang merupakan adiknya, pembayaran hewan kurban sampai pelunasan action figure koleksi Zumi Zola sendiri.

Zumi Zola
Copyright©Kumparan

Berikut ini adalah rincian penggunaan uang gratifikasi Zumi Zola berdasarkan dari dakwaan jaksa KPK dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Kamis (23/8) kemarin.

  1. Biaya akomodasi untuk Dewan Pengurus Daerah PAN Kota Jambi saat pelantikan Zumi Zola pada Februari 2016 di Jakarta dengan nilai Rp 75 juta
  2. Biaya untuk pembelian 2 unit mobil ambulans pada Maret 2016 yang dihibahkan Zumi Zola dan adiknya Zumi Laza kepada DPD PAN Kota Jambi sipaya Zumi Laza dapat menjadi Ketua DPD PAN Kota Jambi dan dicalonkan sebagai Wali Kota Jambi 2018 dengan nilai Rp 274 juta.
  3. Pembayaran pembuatan 10 spanduk dan sewa di 10 titik lokasi billboard pada Maret 2016 untuk memperkenalkan Zumi Laza sebagai calon walikota Jambi 2018 dengan nilai Rp 70 juta.
  4. Pembayaran biaya kekurangan sewa 2 tahun Kantor DPD PAN Kota Jambi di Jalan M. Yamin Kota Baru Jambi pada April 2016 untuk memenuhi permintaan Zumi Laza senilai Rp 60 juta.
  5. Biaya acara Pisah Sambut Muspida pada Mei 2016 dengan nilai Rp 500 juta.
  6. Pembelian 10 hewan kurban atas nama Zumi Zola pada hari raya Idul Adha September 2016 dengan nilai Rp 156 juta.
  7. Kampanye Pilkada Bupati Muaro Jambi yang diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dengan mengusung Masnah Busro dan Bambang Bayu Suseno senilai Rp 3.3 miliar.
  8. Pembayaran jasa event organizer (EO) untuk kegiatan Buka Bersama di Masjid Agung Al Falah yang diadakan oleh Zumi Zola pada Maret dan April 2017 dengan nilai Rp 250 juta.
  9. Biaya survei elektabilitas Zumi Laza yang akan mengikuti Pilkada Kota Jambi dengan nilai Rp 150 juta
  10. Untuk biaya notaris pada Februari 2017 senilai Rp 64 juta
  11. Biaya umrah Zumi Zola dan keluarga pada Februari 2017 dengan nilai Rp 300 juta
  12. Pemberian uang sebesar Rp 600 juta untuk anggota DPRD Provinsi Jambi supaya Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi dapat diterima
  13. Biaya sewa 10 unit mobil Mitsubishi Triton untuk kegiatan sosialisasi / kampanye pasangan Pilkada Muaro Jambi Masnah dan Bambang Bayu Suseno yang diusung PAN dan Zumi Zola sebesar Rp 260 juta
  14. Pembayaran baju gamis muslimah dalam rangka sosialisasi / kampanye pasangan Pilkada Muaro Jambi Masnah dan Bambang Bayu Suseno senilai Rp 200 juta
  15. Biaya membeli sapi dalam acara kunjungan Zumi Zola di Kabupaten Jabung dengan nilai Rp 50 juta
  16. Dana senilai Rp 500 juta yang ditukarkan ke mata yang Dollar Singapura untuk melobi Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Jambi ke Jakarta
  17. Diberikan kepada Agus Rubiyanto atau Agus Triman yang menjadi Ketua DPRD Kabupaten Tebo dengan nilai Rp 2 miliar
  18. Biaya kampanye pasangan calon Bupati Muaro Jambi Masnah dan Bambang Bayu Suseno yang diusung Zumi Zola di awal tahun 2017 senilai Rp 5 miliar
  19. Diserahkan kepada Zulkifli Nurdin yang merupakan orang tua Zumi senilai Rp 6 miliar
  20. Digunakan untuk keperluan ibu Zumi Zola senilai Rp 1 miliar
  21. Pembelian hewan kurban atas nama Zumi Zola pada Agustus 2017 sebanyak 25 ekor senilai Rp 400 juta
  22. Biaya operasional pada Februari 2017 dengan nilai Rp 1 miliar
  23. Biaya jahit pakaian yang digunakan Zumi saat pelantikan Gubernur pada 12 Februari 2016 senilai Rp 48 juta ke penjahit Rekhas di Plaza Indonesia Lantai 3 Jakarta dan biaya Hotel Borobudur Jakarta senilai Rp 20 juta ke Biro KAHA di Mangga Besar Jakarta
  24. Kebutuhan Zumi saat kunjungan ke Amerika Serikat dan uang beli oleh-oleh pada Awal September 2017 dengan nilai US$ 20 ribu
  25. Diserahkan kepada Zulkifli Nurdin, ayah Zumi senilai Rp 10 miliar
  26. Digunakan Ibunda Zumi, Hermina pada September dan Oktober 2017 senilai Rp 300 juta
  27. Diberikan pada Tim Media yang diterima oleh istri Zumi Zola bernama Sherin Taria senilai Rp 20 juta
  28. Biaya Action Figure yang dipesan Zumi pada 2016 dengan cara transfer ke penjual di Singapura pada Oktober 2017 senilai Rp 52 juta
  29. Pembayaran 16 item orderan Zumi di XM Studios sebesar Sing$ 5600 dengan cara setor tunai
  30. Belanja onlone istri Zumi, Sherin Taria senilai Rp 19.7 juta, Rp 12.55 juta dan Rp 4 juta
  31. Pembayaran pakaian Zumi di Plaza Indonesia Jakarta dengan nilai Rp 50 juta pada September 2017
  32. Pembelian dompet dan ikat pinggang Zumi Zola pada September 2018 senilai Rp 40 juta
  33. Pelinasan pemesanan 9 patung action figure Marvel di Singapuran senilai Sing$ 5150 pada Juni-November 2017
WAJIB BACA :  Dewi Sanca Diperiksa Polisi Usai Pamer Tumpukan Uang dari Papap di Instagram!

Baca Juga Prabowo Sebut Utang RI Berbahaya, Ini Data dan Tanggapannya Para Menteri

Selain menjadi terdakwa kasus gratifikasi, Zumi Zola dengan Apif Firmansyah, Erwan Malik selaku Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Arfan selaku Plt Kadis PURP Jambi dan Saipudin selaku Asisten II Sekretariat Daerah Jambi didakwa memberikan suap dengan nilai Rp 13.09 miliar dan Rp 3.4 miliar pada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi di periode 2014-2019 supaya menyetujui Rancangan Perda APBD tahun anggaran 2017 da Raperda APBD tahun anggaran 2018.

Sementara itu Zumi Zola sendiri tidak mengajukan keberatan atas dakwaan tersebut dimana ia mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti dan menghormati proses hukum yang berlaku. Kita nantikan saja update informasi selanjutnya.

Baca Juga Harga Terbaru BBM Non-Subsidi Mulai Juli 2018, Pertamax Naik Rp 600

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here