Idrus Marham Ditahan, KPK Minta Kooperatif Ungkap Nama-nama Lain !

0
1017
Copyright©liputan6

Idrus Marham dan Jerat KPK untuk Golkar di PLTU Riau !

Indowarta.com – Kasus suap PLTU Riau-1 yang telah memasuki tahapan baru. Dimana Lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dengan resmi menahan mantan Sekretatis Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Idrus Marham. Sebelumnya mantan Menteri Sosial (Mensos) yang telah dijadikan tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1

Ikuti Juga : KPK Bantah Jika Terima Jatah Tiket Gratis Asian Games 2018

Yang ditahan setelah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka.

Ditahan 20 hari pertama di Rutan cabanh KPK di Kavling K-4,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (31/8/2018).

Copyright©liputan6

Ketika keluar dari Gedung KPK, Idrus yang telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye sambil tersenyum kepada awak media. Idrus yang mengaku dirinya akan kooperatif saat menjalani proses hukum suap PLTU Riau-1.

WAJIB BACA :  Ini Alasan 4 Fraksi Tolak Lanjutkan Kerja Pansus Hak Angket KPK!

“Seperti yang sudah saya jelaskan tadi dan sebelumnya, saya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan saya dari awal menyatakan siap mengikuti seluruh proses-proses dan tahapan-tahapan yang ada,” ujar Idrus.

Dia yang menyatakan, jika dirinya yang telah mempersiapkan diri apabila harus ditahan setelah pemeriksaan. Idrus yang menyadari apabila nanti menjadi tersangka, maka cepat atau lambat dirinya pasti akan ditahan.

Dan saya sudah katakan semua, saya ikuti tahapan-tahapan ini, dan semua saya hormati semua langkah-langkah yang diambil,” kata Idrus.

Dimana sebelumnya, Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Sragih yang telah menjadi tersangka atas kasus ini, yang telah mengungkap adanya suap dalam proyek senilai US$900 juta itu. Selain itu, Eni yang telah mengembalikan uang suap yang diterima dari proyek PLTU Riau-1 kepada penyidik KPK.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Penyidik KPK Kuatkan Bukti Demi Jerat Setya Novanto!

Ikuti Juga : Rumah Dirut PLN Digeledah KPK, Jusuf Kalla Tanggapi Begini !

Eni yang diketahui telah menerima suap dari tersangka Johanes Budisutrisno Kotjo sebagai pemilik Blackgold Natural Insurances Limeted.

Tadi saya juga dapat informasi tersangka EMS (Eni Maulani Satagih) juga sudah mengembalikan uang senilai Rp 500 juta pada penyidik,” ujar Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 30 Agustus 2018.

Disini KPK yang telah menahan tiga tersangka, yaitu Eni Maulani Saragih, pemilik Blackgold Natural Insurance Limited Johanes Budisutrisno Kotjo, serta mantan Sekjen Golkar Idrus Marham.

Ikuti Juga : Seruan Potong Tangan untuk Gubernur Aceh yang Diciduk KPK !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here