Kubu Prabowo-Sandiaga Klaim Temukan 25 Juta Identitas Ganda di DPS !

0
396
Copyright©kompas

Temukan 25 Juta Identitas Ganda, Koalisi Prabowo-Sandiaga  Tolak Penetapan DPT !

Indowarta.com – Sekretaris jenderal partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno yang mengatakan adanya identitas ganda pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019 mendatang. Dimana Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal yang menyatakan,

Ikuti Juga : Sudirman Said Bakal Beberkan Kelemahan Jokowi ke Koalisi Prabowo-Sandi !

Pihaknya yang telah menemukan 25 juta identitas ganda dari 137 juta pemilih yang terdaftar dalam DPS milik Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Dari 137 juta pemilih terdapat 25 juta pemilih ganda di beberapa daerah. Bahkan di beberapa tempat ditemukan sampai 11 kali digandakan,” ujar Mustafa saat memberikan keterangan di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (3/9/2018) malam.

WAJIB BACA :  Susu dan Ikan Beku di DKI Disubsidi Karena Revolusi Putih Prabowo!
Copyright©merdeka

Mustafa yang meminta kepada KPU untuk memberikan klarifikasi serta memutakhirkan data pemilih sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menurutnya, pada Rabu (5/9/2018) KPU yang bakal mengundang seluruh perwakilan partai politik untuk menetapkan DPT dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

Disamping itu, ia juga meminta kepada KPU untuk menyerahkan data para pemilih yang belum diberikan kepada partai politik. Mustafa yang mengatakan pihaknya telah menerima 137 juta data pemilih, sedangkan data KPU yang menunjukkan jumlah pemilih yang telah mencapai 185 juta orang.

Ikuti Juga : Pencak Silat Juara, Pelukan Jokowi-Prabowo di Asian Games, Bikin Warganet Adem !

Sampai hari Senin ini data DPT yang telah ditetapkan ada 185 juta. Ada kenaikan dari data yang diserahkan ke kami sebelumnya. Kami minta itu dulu diserahkan, untuk kami olah dulu datanya,” kata Mustafa. “Bisa bayangkan dari 130 juta saja sudah ada 25 juta yang tergandakan,” ucapnya.

WAJIB BACA :  Jokowi Akan Tetap Gandeng JK di Pilpres 2019?

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang meminta KPU untuk menunda waktu penetapan DPT dimana sebelum seluruh data pemilih diperbarui. Setelah itu, ia yang berharap seluruh partai politik untuk diberikan kesempatan guna memverifikasi data pemilih itu.

“Kami semua peserta pemilu yang mengusung calon presiden ingin agar Pilpres dan Pileg berlangsung dengan jujur, adil dan baik. Karena demokrasi adalah cara yang kita pilih,” ujar Muzani.

Ikuti Juga : Dampingi Prabowo, Sandiaga Uno Ungkap Ingin Perjuangkan “New Prabowo” !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here