SBY Ungkapkan, Jika Diam Itu Emas, Maka “Speak is Silver”, Ini Maknanya !

0
186
Copyright©cnnindonesia

Jika Diam Itu Emas, Maka “Speak is Silver” Begini Kata SBY !

Indowarta.com – Dimana presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah menyatakan istilah yakni “speak is silver” ketika menyampaikan serangkaian tweet melalui akun Twitter miliknya, @SBYudhoyono, Rabu (12/9/2018). Adapun istilah tersebut yang sebagai istilah jika tidak

Ikuti Juga : SBY tak Pernah Paksa AHY Jadi Capres dan Cawapres, Hanya Mengarahkan !

Selamanya bicara memiliki dampak yang buruk ataupun salah. SBY yang mengatakan, hal tersebut tergantung pada isi dan kapasitas dari si pembicaranya. Dimana hal tersebut yang ia ungkapkan sebagai reaksi atas banyaknya publik yang menyampaikan pesan “SBY jangan diam saja”, pada sela-sela ucapan selamat ulang tahun yang ia terima, Minggu (9/9/2018) lalu.

SBY
Copyright ©Kompas

“Dari ratusan ribu pesan yang saya terima, intinya ada 3. Ucapan selamat; terima kasih 10 th kepemimpinan saya & ‘SBY Jangan Diam Saja’,” tulis SBY.

Melalui tweet berikutnya, SBY yang menyampaikan jika dirinya tetap turut serta memikirkan serta memberikan kontribusi guna kemajuan Indonesia. dalam kapasitasnya sebagai mantan presiden, SBY yang mengatakan tidak sepatutnya terlalu banyak bicara apalagi jika menambah keruh suasana.

Sebagai mantan presiden tentu tidak etis ‘tiap hari’ berbicara, apalagi kalau bikin gaduh. Itu bukan karakter saya. Seringkali ‘diam itu emas’,” tulis ketua umum Partai Demokrat ini.

Tetapi, dalam kapasitas sebagai pimpinan partai politik, ia harus mengatakan sesuai dengan saran dan pandangannya terhadap pemerintah. SBY yang mengaku, dia akan mendukung penuh kebijakan pemerintah yang tepat dan pro rakyat. Tetapi, kritikan bakal ia lontarkan apabila pemerintah yang mengeluarkan kebijakan yang mengimpang.

Ikuti Juga : AHY Tak Jadi Cawapres, SBY Susun Rencana Besar DiBalik itu ?

Nah, sebagai pemimpin partai politik, dalam keadaan tertentu saya mesti berbicara secara terukur dan konstruktif. Ingat, ‘speak is silver’,” kata SBY.

SBY yang menilai bahwa pro-kontra yang muncul dari publik atas pernyataan-pernyataan yang ia utarakan sebagai hal yang wajar dalam sebuah negara yang memang menganut paham demokrasi. Dimana hal tersebut yang kadang membuat orang-orang terdekatnya malah merasa tidak tega apabila dirinya dihujani

Dengan komentar-komentar negatif mengenai kritikan yang ia ungkapkan kepada pemerintah. Namun, ia yang menilai sebagai sebuah resiko yang memang harus dihadapi.

Ikuti Juga : Pertemuan Kedua SBY-Prabowo, Demokrat Sebut Prabowo Lirik AHY ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here